Warga Silo Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 hingga Rusak Ambulans

Comment1,386 views
  • Share
Warga Silo Ambil Paksa Jenazah

JEMBER, kuasarakyat.com – Aksi perebutan jenazah di mobil ambulans terjadi di Desa Pace Silo Jember pada Jum’at (23/7/2021). Perebutan jenazah ini menyusul setelah peristiwa yang terjadi di Desa Jatian Kecamatan Pakusari pada Sabtu (17/7/2021).

Perebutan jenazah di Desa Pace itu direkam oleh warga dan tersebar di berbagai media sosial. Dalam rekaman dengan durasi 34 menit tersebut, warga terlihat merusak kaca mobil ambulans milik salah satu rumah sakit swasta di Jember. Jenazah berhasil diambil untuk dimakamkan secara biasa tanpa protokol kesehatan.

Baca Juga: Viral Video Warga Situbondo Hancurkan Peti Jenazah, Ini Tanggapan Polisi

Petugas pemulasaran jenazah yang berpakaian APD juga terlihat tak berdaya melihat emosi warga, dan tidak ingin mengambil resiko atas keselamatan dirinya dari amukan warga.

Video yang beredar ini pun disebar dengan tulisan yang tidak benar. “Kabarnya Ginjal dan matanya gak ada” tulis akun Cak Joni di platfrom aplikasi Helo sambil menyertakan potongan video warga merusak ambulan.

Tak ayal, postingan ini pun mendapat tanggapan 511 komentar dengan dibagikan 376 kali serta mendapat like 2,2 ribu, beragam komentar negatif juga disematkan dalam postingan ini, rata rata netizen minta agar diusut tuntas jika memang ada jual beli organ tubuh jenazah.

Namun, infomasi tersebut tak sepenuhnya benar. Hilangnya anggota tubuh pasien itu ternyata hoax.

Plt. Kepala BPBD Jember M. Jamil menyayangkan adanya peristiwa anarkis yang menimpa petugas pemulasaran jenazah.

“Kami menyayangkan adanya aksi anarkis yang dilakukan oleh warga terhadap petugas pemakaman covid, memang kerap kali petugas pemakaman mendapat penolakan di pemakaman, namun tidak sampai terjadi aksi anarkis, oleh karena itu, kami minta aparat hukum untuk bertindak tegas menangani kasus ini,” kata Jamil.

Sementara Kapolres Jember AKBP. Arif Rakhman Arifin berjanji akan mengusut kasus ini dan mencari penyebar info hoax yang beredar di berbagai platform aplikasi dan media sosial.

“Kami masih melakukan penyelidikan terutama kepada mereka yang menyebar info hoax dalam kasus perebutan jenazah di Silo,” ucap dia. (Ma/Bs)

Comment1,386 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.