Remaja Tewas Tersambar Petir di Gunung Limbah PG Semboro

Comment16,076 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Peristiwa naas menimpa seorang remaja di Kecamatan Semboro Kabupaten Jember. Dirinya diketahui meninggal dunia akibat tersambar petir saat mencari jamur Blothong di area Pabrik Gula Semboro, Rabu sore (19/02/2025).

Kejadian ini terjadi sekira pukul 15.00 wib dilokasi pembuangan limbah pabrik gula Semboro di gunungan abu dengan ketinggian 10 meter. Korban diduga sedang mencari jamur blothong untuk dikonsumsi maupun dijual.

M Defin (13) Blok Kamaran Dusun Semboro Pasar Desa Semboro Kecamatan Semboro Kabupaten Jember yang ditemukan meninggal dalam kondisi tertelungkup.

Korban memang mengalami luka di bagian kaki dan wajah, namun kondisi badan yang kaku ini akibat tersengat listrik petir. Korban akan dimakamkan esok hari karena kondisi cuaca sudah gelap.

“Kejadiannya sebenarnya ada anak tetangga yang hendak diajak korban ke TKP, namun urung karena tidak diperbolehkan oleh orang tuanya. Korban ini hidup sama kakeknya karena kedua orang tuanya merantau,” kata Babun tetangga korban.

“Warga disini sering memang mencari jamur blothong karena nilai ekonomis yang lumayan mahal. Apalagi musim penghujan ini jamur blothong lagi keluar keluarnya,” imbuhnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Semboro Aipda yayang saat dikonfirmasi membernarkan jika memang ada kejadian anak tersambar petir.

“Benar ada korban tersambar petir, dan kami dari pihak kepolisian melakukan rangkaian informasi dan cek TKP dan beberapa saksi.Korban meninggal dunia ditempat,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Humas Sinergi Gula Nusantara PG Semboro Hesta Cahyadi ditanya soal tempat terjadinya kecelakaan tersebut dan juga apakah ada papan himbauan karena kawasan tersebut yaitu kawasan berbahaya bagi masyarakat sekitar, pihak nya menerangkan.

“Kami kroscek di lokasi dan unit 3 dan memang benar ada peristiwa anak tersambar petir.Padahal tempat tersebut juga sudah di gembok dan ada pintunya dan ada papan larangan, karena memang sangat berbahaya.Karena bekas limbah pengolahan pabrik dan juga abu bisa sangat panas.Kami akan semakin masif melakukan imbauan kepada masyarakat, besok kami pihak management mau kerumah duka,” ungkapnya. (Gusti)

Comment16,076 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.