Mobil Ambulans Pengangkut Jenazah Terguling, Usai Tabrak Median Jalan

Comment3,235 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Mobil Ambulans pengangkut jenazah milik Gedung Persemayaman (Persatuan Rukun Kematian) PRK Panca Budi, terguling usai menabrak median jalan di depan Masjid Roudhotul Muchlisin, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Jember, Selasa (22/04/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat kejadian Ambulans Mitsubishi L300 warna biru nopol P 8629 GD tersebut diketahui sedang membawa jenazah dan para keluarga dari rumah duka di Jalan Karimata, Kecamatan Sumbersari, Jember, menuju Gedung Persemayaman PRK Panca Budi, Jalan Teratai, Kecamatan Kaliwates, Jember.

Menurut tukang parkir Masjid Roudhotul Muchlisin, Atim Kambara, saat itu mobil Ambulans berjalan cukup kencang dari arah timur ke barat, dengan dikawal oleh dua sepeda motor.

“Ambulans itu banter, tiba-tiba nabrak trotoar sampai naik ke atas. Setelah naik ke atas, ambulan guling. Di dalam bawa ada mayat sama keluarganya,” ujarnya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di lokasi kejadian.

“Tadi itu ada yang ngawal, infonya dari pihak keluarga. Tapi nggak layak sepedanya sepeda kuno yang ngawal gitu. Jadi sepeda yang ngawal itu berhenti ke kanan, ya ambulanya ikut nganan sampai naik ke trotoar dan terbalik,” sambungnya.

Kemudian, lanjut Atim, warga setempat yang melihat kejadian tersebut, berbondong-bondong datang dan menolong jenazah dan keluarga yang ada di dalam, serta mendorong Ambulans untuk di berdirikan lagi.

“Jadi tadi mayatnya dikeluarkan sama warga setempat, kemudian di taruh di sini (parkiran masjid). Kemudian setelah ambulan yang guling itu didorong sama warga, ambulan jalan lagi,” ungkapnya.

“Nggak lama ambulans baru datang, jadi mayat sama keluarganya dibawa ambulans yang baru. Gak lama kok, begitu ada kecelakaan hanya lima menit ambulan yang baru datang,” sambungnya.

Beruntungnya, lanjut Atim, tidak ada korban dari kejadian tersebut. “Untungnya tidak ada korban, cuma susahnya tadi keluarkan mayat itu dari ambulan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Adi Tri Efendi, Security Masjid Roudhotul Muchlisin, ia juga mengatakan, saat kejadian dirinya membantu untuk mengamankan arus lalu lintas.

“Tadi ambulans itu memang cukup kencang, terus membentur double way dan terbalik ke sebelah kiri, hanya itu saja tahunya. Nah, cuma kita mengarahkan arus lalu lintas saja, mengamankan arus lalu lintas saja, biar tidak macet, jadi pengguna jalan biar enak juga,” ujarnya.

“Kejadiannya pas mau shalat dhuhur itu, memang ambulans itu dikawal sepeda motor. Jadi tadi jamaah di dalam masjid sempat keluar juga, karena ada suara benturan keras itu. Arus lalu lintas awalnya lancar, cuma karena ada kejadian itu jadi agak macet. Tadi dari kepolisian kayaknya juga tidak ada,” sambungnya.

Kejadian tersebut juga dibenarkan oleh Petugas Penjemput Jenazah Gedung Persemayaman PRK Panca Budi, Richard Reza Santoso.

Dirinya mengatakan, kejadian tersebut akibat sepeda motor pengawal ambulans dari pihak keluarga, tiba-tiba berhenti mendadak.

“Nyampe masjid itu, tiba-tiba pengawal dari pihak keluarga itu sepeda motornya mati langsung berhenti depan ambulan, posisi ambulan gak nutut ngerem. Akhirnya ambulan banting setir ke kanan dan naik ke median jalan itu dan guling,” ujarnya.

Lanjut Richard, terdapat satu orang dari pihak keluarga yang menemani di dalam Ambulans, mengalami luka ringan di bagian tangan akibat tergores aspal.

“Saat itu ada 6 orang di dalam ambulans termasuk sopir dan jenazah, satu orang pihak keluarga terluka karena posisi pegang pintu ke gores saja, kalau yang lain sih aman-aman saja. Pengawalnya dua motor, dari pihak keluarga keponakannya kalau tidak salah, keponakan yang meninggal. Rencana memang mau dibawa ke sini. Pengemudi namanya Pak Tija, itu sopir cadangan kita,” ungkapnya.

Richard sendiri, saat itu berada di dalam mobil dan duduk di bagian tengah dengan posisi kaki bersila. Dirinya juga kaget saat mobil tiba-tiba ngerem mendadak dan terguling.

“Saya juga ikut di dalam tadi, tapi tidak apa-apa. Hanya sedikit kaget saja kok tiba-tiba ngerem mendadak. Tapi semuanya aman, jenazah saat ini berada di Ruang Jenazah Panca Budi, masih mau dimandikan dan disemayamkan besok,” pungkasnya.(Rio)

Comment3,235 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.