Hanya berselang 2 hari, Kolam Bekas galian C Banyuwangi kembali menelan korban

Comment298 views
  • Share

Banyuwangi, Kuasarakyat.com – Hanya berselang 2 hari dari peristiwa pencari ikan yang tewas tenggelam di kolam bekas lokasi galian C di Dusun Krajan, Desa Badean, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi pada Senin (9/02/26) lalu, hari ini Rabu (12/02/26) kolam bekas galian C tersebut kembali menelan korban. Seorang wanita lanjut usia (Lansia) tewas tenggelam di titik lokasi yang sama.

BACA JUGA : https://kuasarakyat.com/bekas-galian-c-di-banyuwangi-makan-korban-pencari-ikan-tewas-tenggelam/

Kapolsek Rogojampi Kompol Imron membenarkan peristiwa tersebut. Imron menyebut, berdasarkan laporan dari masyarakat, diketahui seorang perempuan bernama Juhana (86) warga Dusun Krajan, Desa Badean, kecamatan Rogojampi tenggelam di kolam tersebut, saat diketemukan kondisinya sudah tewas mengambang di kolam galian C tersebut. Jasadnya diketemukan sekitar pukul 16.30 WIB.

“Ada laporan dari warga dan dari keterangan 2 orang saksi, korban merupakan wanita berusai 86 tahun. Rumah korban hanya berjarak 2 Rt dengan lokasi kejadian,” ungkap Imron, Rabu (11/02/26).

“Korban bernama Juhana ini sudah pikun yang merupakan pengurus rumah tangga,” tambah Imron.

Peristiwa tersebut Bermuda dari cucu korban bernama Mashudi (44) pada Selasa mencari korban yang tidak kunjung pulang ke rumah. Selanjutnya, Mashudi mencoba mencari korban di sekitar permukiman warga yang tidak jauh dari rumahnya. Curiga neneknya pergi ke danau bekas galion C, Mashudi pun berinisiatif mencari hingga malam hari namun hasilnya nihil. Selanjutya pada Rabu hari ini, sekitar pukul 7 pagi, Aqib (62) tetangga dari korban berinisiatif memberikan bantuan dengan mencari korban di sekitaran bekas tambang galian C tersebut, namun hasilnya pun masih Nihil.

“Pak Mashudi sebagai saksi 1 sebelumnya sudah bertemu Pak Aqib saksi 2, dan esoknya pak Aqib ini bantu mencari ke danau bekas galian C pagi harinya tapi tidak ketemu. Namun, pada sore hari, Pak Aqib ini menemukan korban mengapung pada di danau pada pukul 16.30 WIB,” terang Imron.

Setelah diketemukan, warga pun melakukan evakuasi korban. Selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan. Imron menyebut, dari hasil pemeriksaan medis tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban diduga terpeleset dan tenggelam. Hasil pemeriksaan medis tidak diketemkan tanda-tanda kekerasan,” pungkas Imron. (CZ)

Comment298 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.