Diminta Kembali, PC Fatayat NU Jember Kembalikan Bantuan dari Anggota DPR RI Fraksi PKB

Comment355 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Program Balaghoh (Bantuan Talangan Tanpa Agunan untuk Jam’iyah) yang di inisiasi oleh anggota DPR RI dari Fraksi PKB Mohammad Khozin atau Gus Khozin untuk organisasi PC Fatayat NU Jember, sebesar Rp. 50 juta terpaksa dikembalikan kepada pemberi Program.

Nurul Hidayah S.Pd ketua PC. Fatayat NU Jember menyatakan, bahwa pengembalian ini dilakukan, karena meminta kembali uang bantuan modal tersebut tanpa alasan yang jelas dan tidak sesuai dengan perjanjian awal.

“Kami pada Agustus 2025 lalu, mendapat bantuan modal program Balaghah dari Gus Khozin, dimana modal yang dijanjikan ke kami sebesar Rp. 500 juta, namun di tahap awal baru diberikan sebesar Rp. 50 juta atau sepuluh persennya,” ujar Nurul.

Bantuan modal tersebut sejatinya digunakan untuk penguatan modal anggota Fatayat produktif sebagai pinjaman lunak, dengan diberi nama program Yasmin Pay Later, dan sesuai kesepakatan akan dilakukan evaluasi setiap 6 bulan sekali.

“Namun baru berjalan 3 bulan, kami sudah dihubungi oleh orangnya Gus Khozin dan ditanyakan terkait keuangan tersebut, dan kami diberi tahu, kalau sudah berjalan 6 bulan, diminta untuk mengembalikan terlebih dahulu uang tersebut,” ujar Nurul.

Atas pemberitahuan tersebut, Nurul menjadi bimbang, padahal uang bantuan tersebut, 50 persen atau sekitar Rp. 25 juta sudah bergulir ke anggota Fatayat. “Kami akhirnya menyampaikan kepada Ra Fahim yang juga adik dari Gus Khozin, agar kami dipertemukan terlebih dahulu dengan Gus Khozin, namun tetap tidak terlaksana,” ujarnya.

Karena proses pengembalian dana yang dianggapnya terlalu cepat, pihaknya pun menyampaikan, jika bantuan keuangan cukup Rp. 50 juta saja dan tidak perlu ditambah.

Dan ujungnya pada Januari lalu, pihak Ra Fahim meminta agar uang kembali semua, pihaknya pun mengaku bingung, sehingga menyampaikan, jika PC Fatayat NU Jember baru bisa mengembalikan Rp. 25 juta saja, karena yang 25 juta lainnya masih bergulir.

“Kemudian pada Februari kemarin, kami kembali dihubungi, agar uang yang Rp. 25 juta ditransfer, dan sisanya untuk segera dipenuhi, disini juga sudah tidak sesuai dengan perjanjian awal, dimana akan ada evaluasi, tapi hal ini tidak dilakukan,” jelasnya.

Karena ini menyangkut organisasi, pihaknya pun mengundang Gus Khozin maupun orangnya untuk menerima pengembalian uang secara langsung, dan tidak melalui transfer, hal ini dilakukan sebagai bentuk pertanggung jawaban organisasi.

 

“Hari ini sebenarnya Gus Khozin maupun orangnya kami undang untuk buka puasa bersama, tapi tidak ada yang hadir, oleh karenanya, dengan disaksikan seluruh pengurus Fatayat, uang tersebut kami kembalikan dengan melalui transfer,” jelasnya.

Pihaknya pun juga menyatakan, bahwa sisa uang yang saat ini sudah bergulir, akan segera dikembalikan dengan cara diangsur dari anggota.

Tidak hanya itu, program Yasmin Pay Later milik PC Fatayat NU juga akan tetap berjalan meski tanpa adanya bantuan dari program Balaghah. “Kami tetap akan menjalankan program Yasmin Pay Later dengan cara apapun, tentu akan kami mulai dari hal terkecil dahulu, karena program ini memberi manfaat untuk Fatayat,” pungkasnya. (Ma).

Comment355 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.