Merasa Diintimidasi dan Berbuat Onar oleh Oknum LSM, Pengusaha Rokok di Muncar Lapor Polisi

Comment160 views
  • Share

Banyuwangi, Kuasarakyat.com – Seorang warga desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menjadi korban fitnah atas pemberitaan yang tidak benar terkait pabrik rokok CV BERKAH JAYA BAROKAH BERSAMA yang diduga tidak memiliki ijin serta cukai ilegal.

 

Akibat tuduhan tersebut, Raosi sebagai Owner di pabrik rokok tersebut akhirnya melaporkan peristiwa yang tidak mengenakkan ke Satreskrim Polresta Banyuwangi, pada Kamis (09/07/26).

 

Menurut kuasa hukum korban Anwar Nuris S.Hi advokat pada Hotman Law menjelaskan, Peristiwa ini bermula pada hari Rabu (08/07/26) sekitar pukul 10.00 WIB, tiba-tiba ada sekelompok orang laki-laki berjumlah 7 orang mendatangi pabrik produksi rokok milik CV BERKAH JAYA BAROKAH BERSAMA yang ada di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

 

Mereka masuk ke dalam tempat produksi Rokok Sigaret Kretek Tangan, tanpa memberi tahu dan tiba-tiba membuat keonaran. Merek juga sambil bernada bentak-bentak kepada karyawan yang sedang bekerja. Sehingga membuat suasana gaduh dan karyawan yang produksi sempat berhenti.

 

“Mereka ini tidak ijin dan tiba-tiba masuk ke pabrik rokok, dan membuat situasi gaduh. Selain itu, mereka ini datang sambil bernada bentak-bentak kepada karyawan yang lagi bekerja,” Tegas Nuris.

 

Lanjut Nuris, Kedatangan sekelompok orang ini mempertanyakan keberadaan Owner CV dengan nada tinggi dan mengancam akan menggerebek dengan masa yang lebih banyak. Namun karena owner pada saat itu tidak ada di Pabrik Produksi, akhirnya ketujuh orang tersebut meninggalkan Pabrik.

 

Sekitar 1 jam kemudian, salah satu pihak dari orang tersebut yang mengaku dari media menelfon salah satu Karyawan, bernama Pak Darwis. Mereka mempertanyakan hal terkait CV perizinan, cukai dan lain-lain.

 

Karena Pak Darwis sedang sibuk, menjawab singkat via telfon dan menjelaskan izin usaha dan pita cukai milik CV BERKAH JAYA BAROKAH BERSAMA ini sudah ada semua. Namun ketujuh orang yang diduga oknum LSM iki ngotot dengan versinya. Sehingga Pak Darwis mempersilahkan kepada oknum LSM tersebut untuk menelusuri sendiri kepada instansi yg berwenang.

 

“Karyawan Klien saya sudah menjelaskan terkait ijin cukai dan lain-lain. Namun oknum LSM ini masih saja ngotot dengan pemikirannya sendiri, Ujar Nuris.

 

Tak Lama kemudian, sekitar pukul 14.00 wib, tiba-tiba muncul pemberitaan yang menyudutkan pihak CV dengan isi berita seolah-olah pabrik rokok tersebut memproduksi rokok ilegal.

 

Nuris menambahkan, Klienya merasa dirugikan atas tindakan oknum LSM tersebut. Apalagi dengan adanya pemberitaan sepihak yg menyudutkan dan seolah CV Memproduksi Rokok Ilegal. Ini sangat merugikan dan meresahkan. Merugikan karena berdampak pada komentar negatif dari masyarakat dan saat ini mengakibatkan penurunan yang drastis omset penjualan.

 

Selain meresahkan karena tindakan oknum lsm tersebut, membuat situasi menjadi gaduh sehingga karyawan tidak tenang dan ada perasaan ketakutan.

 

“Laporan kali ini terkait adanya dugaan fitnah, berita bohong serta pasal pidana tentang memasuki lahan milik orang lain tanpa seizin pemiliknya, bahkan status badan hukum dan legalitas dan perizinan media online yang memberitakan sepihak tersebut saat ini sudah dalam proses kajian penyidik Polresta Banyuwangi,” tambah Nuris.

 

Kuasa Hukum berharap, Tujuan dari laporan ini adalah agar iklim usaha dapat berjalan kondusif dan tanpa diganggun dengan aksi-aksi premanisme dan tindakan main hakim sendiri. Jika oknum-oknum seperti ini tidak ditindak tegas, maka iklim investasi seperti UMKM dan usaha-usaha lainnya dipastikan tidk akan tumbuh.

 

Sementara itu, saat dikonfirmasi via telepon Kanit pidana umum (Pidum) Ipda Wijoyo, pada Kamis (09/07/26) malam, membenarkan adanya laporan warga yang menjadi korban atas tindakan meresahkan oknum LSM yang membuat fitnah dan berita bohong.

 

“Benar mas, ada laporan warga yang masuk, ini baru selesai diperiksa,” Ujar Wijoyo.

 

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Banyuwangi. (CZ)

Comment160 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.