Banyak Ular Bersarang Di Atap SDN Suci 05, Siswa Belajar Di Ruangan Lain

Comment1,738 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com- Peristiwa heboh terjadi di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Jember, Rabu siang (29/11/12023).

Bagaimana tidak, beberapa siswa melihat ada tiga ekor ular dengan ciri warna hitam dan bagian bawah warna putih dengan panjang kurang lebih 3 meter. Bersarang di atap ruang kelas 1 SDN Suci 05 Desa Suci, Kecamatan Panti, Jember.Ular itu pertama kali diketahui siswa saat jam istirahat sekolah sekitar pukul 10.00 WIB.

Diduga ular-ular itu bersarang di atap ruang kelas, karena kondisi atap yang lembab. Kondisi atap ruang kelas dari batang kayu itu tampak rapuh dan lapuk, dan diketahui sekitar bulan Juli 2023 lalu bagian internit atap ruang kelas itu pernah ambruk saat jam pelajaran.

“Tadi itu waktu jam istirahat, anak-anak kelas 1 mengadu (lapor) ke saya. Bu ada ular. Saya tanya dimana? Katanya ada di kelas. Akhirnya dari laporan itu, dewan guru masuk dan benar ada ular itu. Tapi saat masuk kita kaget, ularnya ada tiga ekor berada di atas atap ruang kelas,” kata Kepala SDN Suci 05 Martin Eni Susilowati saat dikonfirmasi di ruang guru.

Sebanyak tiga ekor ular itu, katanya, tampak berbisa. Karena memiliki fisik tubuh berwarna gelap dan bagian bawah putih, dengan panjang masing-masing ular kurang lebih 3 meter.

“Karena kesulitan untuk ditangkap dan demi keamanan anak-anak. Dengan terpaksa proses KBM (kegiatan belajar mengajar) dilakukan di luar kelas. Kita taruh anak-anak untuk belajar di halaman sekolah,” tambahnya.

Hal ini juga membuat beberapa siswa ketakutan, khawatir ambruk dan ular bisa saja menghampiri mereka.

“Sebanyak 3 ekor ular itu, ada di atap paling atas dua ekor, dan satu lainnya di bagian pinggir. Anak-anak ketakutan tadi. Ular-ular itu ada di ruang kelas satu yang kebetulan beberapa bulan lalu kita laporkan atapnya ambruk karena lapuk dan butuh perbaikan,” sambungnya.

Terkait kejadian ini, lebih lanjut kata Martin, beberapa hari sebelumnya juga ada yang lapor dari anak-anak siswa kelas 3. Demi keselamatan dan keamanan siswa, ruang kelas 1 dikunci dan ditutup tidak boleh ada yang masuk.

“Ular itu ada di dalam lemari kelas 3. Tapi karena posisi ada di dalam lemari masih bisa kita amankan. Ruang kelas kami kunci karena posisi ular yang masih ada di dalam ruang kelas. Kami (dewan guru) mau menangkap ularnya juga takut, karena kondisi atap ruang kelas juga lapuk atapnya yang dari kayu itu. Anak-anak selain tadi belajar di halaman, juga kami jadikan satu ruangan dengan siswa kelas lain. Karena kami khawatir ular itu melukai anak-anak,” ujarnya.

Terkait kejadian ini pihak sekolah juga mencari nomor petugas Damkar dan Penyelamatan Pemkab Jember.

Tapi karena lokasi berada di sekitar Kaki Pegunungan Argopuro. Kata Martin, pihak sekolah akan menghubungi pihak damkar esok hari

“Sekolah kami kan cukup jauh dari kota, jadi mungkin besok saya hubungi pihak damkar. Tadi juga sudah dapat nomornya. Besok biar juga diperiksa dan dipastikan ularnya masih ada di dalam kelas atau tidak,” tutupnya. (Gusti)

Comment1,738 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.