Bondowoso,kuasarakyat.com – Belasan orang melakukan pendakian ke Kawah Ijen, Kabupaten Bondowoso, Minggu (8/5/2022) dini hari.
Nahas, satu orang pendaki terpencar dari rombongan dan masih dalam proses pencarian hingga kini.
Informasi yang diterima Polres Bondowoso, handphone (HP) korban sudah ditemukan dan diamankan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, belasan rombongan itu naik ke Kawah Ijen pada Sabtu (7/5/2022) dini hari.
Rombongan atas nama Febri, Ulum, Rahmad dan Deby (Survivor) bersama rombongan lain berjumlah 14 naik ke kawah ijen via Paltuding pukul 02.00 WIB untuk menyaksikan bluefire.
Setelah sampai di puncak,rombongan tersebut berpisah,sebagian turun ke kawah sementara dua orang yaitu febri dan survivor menunggu di atas.
Pukul 05.00 WIB, Febri mengajak Deby untuk turun terlebih dahulu menuju ke parkiran motor.
Di tengah perjalanan, survivor izin kepada febri untuk kembali ke puncak karena ingin BAB, sementara febri turun ke parkiran motor seorang diri.
Setelah sampai di parkiran, selang beberapa jam rombongan tiba, namun deby tidak berada pada rombongan tersebut.
Akhirnya Febri mencoba untuk menghubungi deby via telepon dan deby menjawab bahwa ia sudah sampai di rumah.
Tanpa menaruh curiga sedikitpun, akhirnya mereka pulang ke rumah masing-masing.
Pukul 10.00 WIB, ortu deby mendatangi rumah febri untuk menanyakan keberadaan deby yang ternyata belum juga pulang ke rumah.
Febry menjelaskan kepada ortu Deby jika yang bersangkutan sudah pulang pada saat ditelepon.
Setelah ditunggu sampai pukul 19.00 WIB, survivor belum juga pulang.
Pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.
Kasubbag Humas Polres Bondowoso Ipda Bobby Dwi Siswanto menerangkan, jajaran Polres berangkat bersama pihak terkait ke Kawah Ijen, Minggu (8/5/2022) pagi.
“Informasinya, HP korban sudah ditemukan dan diamankan. Proses pencarian masih berlangsung,” tutur Bobby. (ad)








