Bertambah Ribuan, Jumlah Penerima BPNT Triwulan I 2022 di Bondowoso Capai 96 Ribu KPM

Comment1,754 views
  • Share
Pencairan BPNT triwulan I 2022 di Desa Sumbertengah, Kecamatan Binakal, Bondowoso.

Bondowoso, kuasarakyat.com – Jumlah penerima BPNT di Kabupaten Bondowoso pada triwulan I 2022 ini bertambah hingga mencapai 96 ribu keluarga penerima manfaat (KPM).

Awalnya, jumlah KPM BPNT triwulan I 2022 sekitar 89 ribu saja.

Kepala PT Pos Indonesia Cabang Bondowoso Bayu Eko Setiadi menjelaskan, pihaknya ditunjuk sebagai lembaga bagian pencairan BPNT triwulan I 2022 oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

“Ini datanya bergerak terus. Batch 1 itu kami terima 45.018 KPM. Batch 2 sebanyak 44.791, jadi total awal sekitar 89 ribuan,” ungkap Bayu pada KuasaRakyat.com, Selasa (1/3/2022).

Kemudian, pihaknya mendapatkan kabar untuk batch 3 dan 4 yang hingga kini dalam proses.

“Ada penambahan jumlah KPM yang kami terima. Total menjadi sekitar 96 ribu di Kabupaten Bondowoso,” sebutnya.

Sejauh ini, realisasi pencairan BPNT triwulan I 2022 di Kabupaten Bondowoso di atas 50 persen.

“Kami diberi waktu oleh Kemensos sampai 5 Maret 2022,” ungkapnya.

PT Pos Indonesia ditunjuk sebagai lembaga pencairan BPNT untuk triwulan I 2022, hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang dikelola oleh Himpunan Bank Negara (Himbara).

“Untuk triwulan II, III dan IV belum tahu. PKS nya dengan PT pos sejauh ini untuk triwulan I. Mungkin masih menunggu hasil evaluasi ini,” ucap Bayu.

Sebab, katanya, ada perbedaan mekanisme pencairan BPNT dulu dan sekarang.

“Kalau dulu dicairkan oleh mitra bank dalam bentuk sembako, sekarang dicairkan oleh PT Pos dalam bentuk uang tunai Rp 600 ribu untuk 3 bulan yaitu Januari-Maret,” bebernya.

Warga yang mendapatkan dana BPNT ini pun ditegaskan bebas membelanjakan uangnya di toko mana saja.

“Kami juga bertugas mengedukasi kepada pemdes dan KPM dalam hal pencairan ini, terutama bahwa tidak ada arahan belanja ke toko tertentu. Karena tidak etis dan khawatir terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” paparnya.

Mengenai pengawasan, sejumlah pihak dilibatkan, termasuk fungsi koordinator provinsi, kabupaten hingga kecamatan.

“Kami sudah membuat banner dan alat-alat sosialisasi lain agar KPM tahu bahwa membelanjakan BPNT itu bisa dimana saja,” tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso Anisatul Hamidah menjelaskan, BPNT triwulan I 2022 langsung dari Kemensos ke PT Pos Indonesia.

“Sementara pengawasan, memang perlu kerjasama seluruh pihak, termasuk bagaimana agar pembelanjaan uang tersebut bisa tepat guna,” ucapnya.

Salah satu pemdes yang ikut mencairkan BPNT pada akhir Februari lalu yaitu Desa Sumbertengah, Kecamatan Binakal.

“Pencairan tahap I sebanyak 347, sementara tahap I sebanyak 321 atau total 668,” ungkap Kepala Desa Sumbertengah Suryanah.

Pihaknya tidak mengarahkan KPM untuk membelanjakan sembako ke toko tertentu.

“Di sini dibebaskan untuk belanja sembako di toko manapun, baik toko kelontong milik warga bahkan ada yang beli di toko Basmallah. Jadi bebas, sesuai arahan pemerintah,” terangnya. (ad)

Comment1,754 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.