Diberi SP Direktur, Buruh Segel Kantor PDP Kahyangan

Comment1,904 views
  • Share
Buruh Segel Kantor PDP Kahyangan

Jember, kuasarakyat.com – Persoalan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan seperti tidak ada habisnya, terbaru kantor BUMD milik Pemkab Jember tersebut di segel oleh buruhnya pada Senin (14/3/2022) di pintu gerbangnya oleh Dwiagus Budiyanto selaku ketua Forum Komunikasi Pekerja Antar Kebun (FK – PAK) PDP Kahaynagan.

Hal ini menyusul diterbitkannya surat peringatan 2 (SP2) oleh direktur kepada ketua FK-PAK tersebut, dan terbitnya surat ini dinilai mengada-ngada. “Direksi PDP ini seperti mengajak bermusuhan, dengan menerbitkan SP 1 dan 2 tanpa prosedur dan hanya akal-akalan, dengan mencari-cari kesalahan, dan ini akal-akalan direksi untuk memecat saya dengan jebakan absesni,” ujar Dwiagus Geram.

Dari data yang diterima media ini, ada 3 poin yang menjadi rujukan terbitnya SP2 oleh PDP Kahyangan. Pertama, tidak ada itikad baik untuk memperbaiki diri, namun justru mengulangi perbuatan yang sama dengan menolak ketentuan (absen) finger print.

Kedua, telah mangkir dari pekerjaan sebagai karyawan selama satu bulan berturut-turut berdasarkan tingkat ketidak kehadiran mencapai 100 persen. Ketiga, melalaikan tugas dan tanggung jawab sebagai staf SPI tanpa adanya pemberitahuan lisan dan tertulis kepada manajemen.

Dwiagus menyebut, penerbitan SP tidak patut dilakukan di tengah proses perbaikan kondisi perusahaan dan pemulihan hubungan baik antara direksi dengan buruh, terlebih usai dilakukannya mediasi yang diinisiasi oleh Bupati Hendy Siswanto pada Januari lalu.

Dwiagus mengaku, tidak pernah mendapat panggilan atau teguran lisan dari direksi sebelum terbitnya SP. “Saya tidak pernah dipanggil, seharusnya kan ada teguran lisan dulu sebelum SP keluar. Lah ini, SP1 tiba-tiba muncul menyusul SP2 bisa saja dalam waktu dekat keluar SP3 yang artinya saya diberhentikan,” kata Ketua FK-PAK itu.

Dikonfirmasi terpisah, Dirut PDP Kahyangan Sofyan Tsauri mengatakan permasalahan ini tidak ada hubungannya dengan buruh, murni pribadi antara direksi dengan karyawan yang dianggap bermasalah.

“Sebenarnya ini masalah personal, saya ngasih SP2 bentuk tidak adanya itikad baik dari Dwiagus tetapi dibawa ke FK-PAK padahal ini dua sisi permasalahan yang berbeda,” ucapnya.

Sofyan mengaku, memang tidak ada pemanggilan dan teguran lisan kepada Dwiagus lantaran yang bersangkutan tidak pernah masuk kantor. “Bagaimana mau manggil wong dia tidak pernah masuk,” ujarnya.

Sofyan Tsauri menyatakan, telah melaporkan peristiwa penyegelan kantor PDP Kahyangan kepada Bupati Hendy, dan tidak menutup kemungkinan jika terjadi deadlock pihak direksi akan melakukan proses lanjutan.

Untuk diketahui polemik di tubuh PDP Kahyangan kerap muncul setelah dilantiknya jajaran direksi baru di bawah kepemimpinan Sofyan Tsauri. Barisan buruh yang dikoordinir Dwiagus Budiyanto rutin menggelar aksi demonstrasi menolak kehadiran direksi baru yang dianggap tidak kompeten di bidangnya dan cacat prosedur dalam pelantikannya. (Ma)

Comment1,904 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.