Gudang Elektronik di Situbondo Terbakar, Kerugian Capai Rp1,5 miliar.

Comment2,516 views
  • Share
Petugas memadamkan api dengan 5 unit pemadam kebakaran.

Situbondo, Kuasarakyat.com – Gudang penyimpanan alat elektronik seluas 50×20 meter milik PT.Melido Indotama Sejahtera (MIS) ludes terbakar di Desa Kesambi Rampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Sabtu(11/12/21) kemarin. Kerugian ditaksir mencapai R p 1,5 Miliar.

Menurut keterangan saksi di tempat, aliyansyah mengatakan, dirinya berada di lokasi tidak jauh dari gudang penyimpanan eletronik. Lokasinya dekat dengan bangunan hotel Kharisma tempat dirinya bekerja. Kondisi api sudah merembet pada gudang utama dan membesar.

“Sebelumnya terjadi petir menyambar tiang listrik, mengakibatkan kabel listriknya terputus. Akibat kabel terputus, mengeluarkan percikan api,” ucapnya.

Dia mengatakan, kobaran api mulai memenuhi ruangan gedung tersebut. Ia secara spontanitas menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Situbondo.

“Api dengan cepat merembet juga membakar alat-alat elektronik yang tersimpan di gudang. Sehingga sulit untuk bisa dilakukan penyelematan terhadap barang-barang yang ada di dalam,” jelasnya.

Kepala UPT Damkar Situbondo, Hasanudin, mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga adanya peristiwa kebakaran pukul 14.30 WIB. Kemudian petugas menuju lokasi Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).

“Sebanyak 4 armada pemadam kebakaran Situbondo, bersama 1 unit armada pemadam kebakaran Asembagus yang diterjunkan langsung kelapangan untuk memadamkan api,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu(12/12/21).

Hasanudin menambahkan, butuh waktu agar api bisa di padamkan. Mengingat kondisi api yang merembet dengan cepat sehingga kobaran api di TKK menghabiskan barang tersimpan di gudang.

Penyebab kebakaran masih belum diketahui, sehingga petugas masih melakukan penyelidikan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang terjadi ditaksir mencapai Rp.1,5 miliar. (Iw/Bs)

Writer: IwEditor: Bs
Comment2,516 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.