Jember, kuasarakyat.com – Kematian Abdul Jalal (70) warga Dusun Watukebo Desa Andongsari Ambulu, yang ditemukan meninggal dunia dan ditimbun dipinggir hutan jati pada Minggu (14/1/2024, diyakini sebagai korban pembunuhan, hal ini disampaikan Kasatreskrim Polres Jember AKP. Abid Uais Alqarnin Aziz saat ditenui di ruang kerja.
Keyakinan ini dengan bukti hasil otopsi yang dilakukan terhadap jasad korban, dimana korban mengalami luka dalam, dan beberapa luka lebam ditubuhnya.
“Tulang rusuk korban mengalami patah, akibat benda tumpuk, bisa dipukul jadi atau diinjak, selain itu juga ditemukan luka lebam di bagian lengan dan dada korban,” ujar Kasatreskrim.
Pihaknya juga menyatakan bahwa sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan, serta beberapa barang bukti juga sudah diamankan, diantaranya sepasang sandal milik korban, 1 sandal yang diduga milik pelaku, serta sejumlah barang bukti lainnya.
Sedangkan untuk pelakunya sendiri, polisi sudah mengantkngi ciri-cirinya. “Ada beberapa orang yang kami curigai sebagai pelakunya, saat ini tinggal mengumpulkan bukti-bukti yang kuat, untuk mengungkap pelakunya,” jelas Kasatreskrim.
Selain itu, dalam kasus ditemukannya Abdul Jalal yang meninggal dan ditimbun dipinggir hutan jati, termasuk juga mensinyalir adanya tindak pencurian yang dialami korban, yakni uang dan hewan ternak milik korban yang hilang.
Memang korban sebelumnya menjual hasil pertanian, dari keterangan sejumlah saksi, dari hasil panen tersebut, korban mengantongi uang sekitar 1 sampai 2 juta, selain itu, korban juga memiliki beberapa ekor kambing, dimana ada kambing miliknkirban yang juga hilang, jelasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Abdul Jalal, dinyatakan hilang sejak Kamis 11 Januari 2024 lalu, tetangga korban yang berusaha mencari keberadaan korban tidak menghasilkan hasil, sehingga pada Sabtu 13 Januari, tetangga korban melaporkan hilangnya Abdul Jalal ke Polsek Ambulu.
Sehingga pencarian terhadap korban dengan bantuan aparat kepolisian, melakukan penyisiran hingga di pinggir hutan jati, hingga akhirnya warga menemukan gundukan tanah basah, dengan diatasnya menutupi beberapa rerumputan, karena curiga, warga dengan dibantu polisi melakukan pembongkaran gundukan tanah tersebut.
“Saat penggalian mencapai kedalaman 40 meter, kami menemukan tubuh korban yang tertimbun, sehingga kami berhenti dan langsung memasang garis polisi, dan koordinasi dengan tim Inavis Polres Jember,” ujar Kapolsek Ambulu AKP. Suhartanto
Atas temuan tersebut, dimasukkan dengan di backup penuh langsung melakukan olah TKP, dan mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Ambulu untuk selanjutnya dilakukan visum dan otopsi terhadap jasad korban. (Ma)
BACA JUGA : https://kuasarakyat.com/menghilang-dari-rumah-kakek-di-ambulu-di-temukan-dalam-timbunan-tanah/











