Indeks

Lama Naik Penyidikan, Perkara Fraud Klaim BPJS Kesehatan Jember Belum Ada Kejelasan

Comment102 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Kasus Fraud atau manipulasi klaim BPJS Kesehatan Jember di 3 rumah sakit di Jember, yakni RS Paru-Paru, RS. Siloam dan RSUD Balung, hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan alias belum ada kejelasan.

Advokat Mohammad Husni Thamrin selaku pelapor kasus dugaan manipulasi klaim BPJS Kesehatan atau Fraud memperanyakan penanganan kasus tersebut, yang masih berlarut-larut.

“Dulu pihak Kejaksaan sudah menaikkan kasus ini, dari penyelidikan ke penyidikan, dan katanya sekitar pertengahan September lalu, akan ada gelar, tapi sampai saat ini, kabar tersebut masih belum ada kejelasan,” ujar Thamrin.

Thamrin berharap, pihak kejaksaan terbuka dan transparan dalam penanganan kasus ini, terlebih pihak-pihak yang diduga paling bertanggung jawab terhadap manipulasi data ini sudah jelas.

“Dokter yang melakukan pemeriksaan pasien, dan sejumlah direktur rumah sakit juga sudah diperiksa oleh pihak kejaksaan, termasuk staf di rumah sakit yang terlibat manipulasi klaim dana BPJS Kesehatan,” jelas Thamrin.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jember Agung Wibowo saat dikonfirmasi terkait perkembangan perkara dugaan Fraud BPJS Kesehatan menyampaikan, bahwa perkara tersebut masih dalam dan berproses. “Kasus nya tetap jalan,” ujar Kasi Intel singkat.

Namun saat ditanya terkait rencana gelar perkara yang akan digelar pada bulan September, namun hingga pertengahan Oktober belum ada kabar, Kasi Intel tidak memberikan tanggapan.

Namun dikutip dari portal media online, Kepala Kejaksaan Negeri Jember Yadyn menjelaskan, bahwa pihak kejaksaan saat ini menunggu perhitungan kerugian dari BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) dan segera melakukan ekspos.

Kasus Fraud ini sendiri selain melibatkan tiga rumah sakit, juga sejumlah direktur rumah sakit ikut terperiksa, terutama di RS Balung, 3 direktur yang menjabat sejak tahun 2019 hingga 2025, juga diperiksa, diantaranya dr. Tri, dr. Nurullah dan dr. Andrew. (Ma)

Comment102 views
  • Share
Exit mobile version