Pemahaman Perempuan Rendah, OJK Gandeng Masyarakat Ekonomi Syariah Sosialisasi Literasi Keuangan Bagi Kaum Hawa

Comment701 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Melihat kaum perempuan yang minim literasi keuangan, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember menggandeng Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Timur mengadakan acara Finacial Literacy for Women, yang digelar di Aula Institut Agama Islam At-Taqwa Bondowoso.

Acara ini mengambil tema ‘Keuangan Terencana, Lebih Siap Hadapi Masa Tua’. OJK menilai acara ini untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola keuangan yang baik bagi kelompok perempuan, ini dihadiri oleh 100 orang peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan mahasiswa.

Selaian Kepala OJK Jember Mohammad Mufid, turut hadir dalam acara ini Rektor IAI At-Taqwa Suheri, Pengurus MES Pusat Rista Zwestika, Senior Manager Internal Communications and Engagements Prudential Indonesia Priskilla Fachruddin.

Dalam sambutannya Kepala OJK Mohammad Mufid mengatakan bahwa kekuatan seorang perempuan tidak hanya terletak pada kelembutan dan kebijaksanaannya, tetapi juga pada kemampuannya untuk mengelola kehidupan secara mandiri, termasuk dalam aspek keuangan.

“Banyak riset menunjukkan bahwa perempuan cenderung lebih teliti dalam mengatur keuangan rumah tangga, berhemat, dan menabung untuk masa depan keluarga,” ungkap Mufid, Jumat (25/07/2025).

Lebih lanjut, Mufid menjelaskan perempuan, sesuai hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 memiliki indeks literasi keuangan (65,58) lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki (67,32 persen).

Data ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki potensi risiko yang cukup tinggi jika tidak memiliki pemahaman yang baik terkait keuangan mengingat perempuan memiliki peran yang cukup besar dan tidak sedikit perempuan juga bekerja guna membantu perekonomian keluarga.

“OJK bersama berbagai stakeholder berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program edukasi keuangan yang inklusif dan berkesinambungan. Dukungan dari para pemangku kepentingan mulai dari Pemerintah Daerah, Akademisi misalnya pelaksanaan research dalam bidang peningkatan peran industri keuangan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ulasnya.

Suheri Rektor IAI At-Taqwa dalam kesempatan tersebut menyebut apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara MES Jawa Timur dan OJK Jember sehingga dapat menyelenggarakan kegiatan edukasi keuangan di Kampus IAI At-Taqwa Bondowoso.

“Diharapkan dari kegiatan ini nantinya para peserta kelompok perempuan yang terdiri dari mahasiswa dan pelaku UMKM memiliki kecakapan dan kemampuan dalam melakukan pengelolaan keuangan keluarga, pendapatan yang diperoleh harus jelas halal dan haramnya sesuai dengan nilai-nilai Syariah dan keyakinan,” lengkap Suheri. (Gusti)

Comment701 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.