Lumajang, Kuasarakyat.com – Nasib naas menimpa seorang pemuda bernama Shodiq (29) warga Desa Alun-Alun Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang. Lelaki tersebut menjadi amukan warga pada Senin (31/5/2021) di Desa Ranuyoso sebelah desa. Warga mengira pria yang mabuk tersebut adalah seorang maling.
Sebab, warga trauma dengan tingginya pencurian di daerah tersebut. Beberapa kali kerap terjadi aksi pencurian di rumah warga.
Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda Andrias Shinta menjelaskan kasus tersebut bagian dari salah paham antar warga dan korban. “Korban pada saat itu hendak bertanya alamat temannya, namun karena kondisi tengah malam dan terlihat mabuk membuat warga emosi sehingga kekerasan tidak terhindarkan” Kata dia Kamis (3/6/2021).
Dia mengatakan awalnya korban berjalan mondar-mandir lewat di jalan desa. Warga yang curiga langsung memberhentikan korban. Korban ketika pertama kali diinterogasi menyebut nama seorang wanita, setelah itu bertanya nama yang berbeda.
Sementara kondisi psikologis masyarakat sekarang mengalami traumatik yang tinggi. Karena dalam sebulan aksi pencurian terjadi berulang kali. Hal tersebut yang membuat warga memiliki kecurigaan yang tinggi. Sehingga warga langsung memvonis korban maling dan melakukan aksi pemukulan.
Aksi pemukulan tersebut menjadi perhatian warga yang lain. Warga yang kurang paham permasalahan juga ikut-ikutan memukul korban. Bahkan ada yang meneriaki korban maling. Namun dalam faktanya tidak ada bukti. “Buktinya tidak ada korban dituduh maling, ya akhirnya dilepas kembali,” ucap dia.











