Perkuat Kecintaan Pada Nabi, Asrama Mahasiswa PP Nurul Jadid Selenggarakan Maulid Nabi

Comment602 views
  • Share

Probolinggo, kuasarakyat.com – 27 Agustus 2025 — Lembaga Pembinaan Pondok Mahasiswa Universitas Nurul Jadid Paiton menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M bersama para pengurus pesantren dan santri mahasiswa.

Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Rabu malam Kamis pukul 20.00 di Asrama Mahasiswa Daerah Ibnu Arobi E dengan penuh khidmat serta disambut antusias oleh para mahasiswa dan civitas Universitas Nurul Jadid dan Pengurus PP. Nurul Jadid.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan jajaran struktural pesantren dan Unuja di antaranya K. Muhammad Amin bin KH. Hsan Abdul Wafie, KH. Ahmad Madarik bin KH. Abdul Wahid Zaini selaku Kepala Biro Kepesantrenan, Ustadz Moh. Jasri Ahyak selaku Kepala Lembaga Pembinaan Pondok Mahasiswa Universitas Nurul Jadid, serta Ustadz Alif Hidayatullah (Sekretaris Biro Kepesantrenan), Ustadz Saifur Rijal (Sekretaris Biro PULH), Ustadz Mujibur Khoir (Kepala Bidang Penataan Wilayah dan Kesejahteraan Santri), dan Ahmad Faiz Ghozali (Kepala Wilayah Syekh Jumadil Kubro).

Peringatan Maulid Nabi ini diselenggarakan sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah SAW, serta menjadi momentum refleksi bagi para santri dan mahasiswa dalam meneladani akhlak dan perjuangan beliau. Kegiatan ini dipandu oleh Ustadz Moh. Jasri Ahyak.

Kegiatan ini dimulai dengan Pembacaan Tawasul oleh Ustadz Alif dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Dibaí oleh Santri Mahasiswa Pomas dan Ustadz Dirga Vokalis MuhibbusSholawat dilanjutkan dengan Pembacaan Doá Maulid Dibaí oleh KH. Ahmad Madarik, Tausiah keagamaan Oleh K. Durry Roiq Najih Muhamamd dan diakhiri dengan Doá bersama oleh K. Muhammad Amin Wafie.

Dalam tausyiahnya, Kiai Roiq sapaan akrab beliau menjelaskan beberapa hal terkait Nikmat Iman dan Islam & Hikmah Peringatan Maulid, Tuntunan Ibadah Shalat,Kasih Sayang Rasulullah SAW, Syafaat Rasulullah SAW, Syukur atas Nikmat Ilmu dan Hidayah dan Jihad Melawan Hawa Nafsu.

Salah satu penjelasan beliau yaitu terkait jihat,beliau menuturkan Jihad terbesar bukanlah di medan perang, melainkan jihad melawan diri sendiri dan hawa nafsu.

Rasulullah SAW menekankan pentingnya jihad ini sebagai kunci keberhasilan seorang muslim. Terlebih bagi anak muda, semangat jihad melawan hawa nafsu sangatlah penting agar tidak terjerumus dalam kelalaian dan kemalasan.

“Dengan melawan nafsu, seorang muslim dapat istiqamah dalam ibadah, menjaga akhlak, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama”, jelasnya.

Kegiatan ini berjalan dengan tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat spiritual yang mendalam dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Diharapkan, semangat dan nilai-nilai yang diusung dalam acara ini dapat terus terinternalisasi dalam kehidupan para santri dan mahasiswa di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid. (jasri dkk)

Comment602 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.