Studi Banding ini berlangsung diAula Satu PP. Nurul Jadid yang dihadiri langsung oleh :
1. K.H Moh. Zuhri Zaini, BA Pengasuh PP. Nurul Jadid
2. Dr. K. Mohammad Imdad Rabbani, M. Th. I Kepala Biro Pendidikan
3. Moh. Jasri, M. Kom Kepala Lembaga Pembinaan Pondok Mahasiswa Universitas
4. K. Ahmad Madarik Direktur Pusat Pendidikan Ilmu Qur’an(PPIQ)
5. Dr. Syamsuri Hasan Direktur Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA)
6. Ustadz Saili Aswi, S. Hi.,M.Pd Kepala Madrasah Diniyah Nurul Jadid dan
7. Perwakilan Santri Mahasiswa Universitas Nurul Jadid.
Peserta Studi Banding Mahasantri Pesantren Kampus Ainul Yaqin Unisma sebanyak 110 beserta pendampingnya.
Kiai Mohammad Imdad Rabbani menyampaikan, jika ingin berziarah bisa berkunjung kapan saja, tidak ada batas untuk berziarah. dengan adanya kegiatan ini selain terjalinnya silaturrahmi juga bisa berbagi pengalaman.
“kami berharap semoga silaturrahmi dan apa yang dicari dari kegiatan ini, ziarah dan studi banding meskipun sedikit semoga ada yang bisa diambil,” ungkap K. Imdad ketika sambutan di aula satu.

Lebih lanjut, Utadz Thoriq Al-Anshori perwakilan Unisma nyampaikan rasa syukur bisa melaksanakan kegiatan ini dengan lancar. Dapat berkunjung di pondok yang penuh berkah dengan tujuan menuntut ilmu, mencari keberkahan dan pengalaman.
“Pesantren kampus Ainul Yaqin ini adalah salah satu lembaga yang berada di bawah Universitas Malang. Kurang lebih 15.000 mahasiwa yang belajar di Unisma hayan beberapa orang terpilih mereka rela meninggalkan gemerlap dunia dan belajar kitab dan menghafal Al-Quran,” Tegasnya.
Ustaz Thoriq Al-Anshori juga berterima kasih kepada dewan pengasuh pondok pesantren Nurul Jadid, dan segenap pengurus pesantren, juga civitas akademika Universitas Nurul Jadid yang telah menyambut rombongan mahasantri Unisma dengan ramah. “Kami berharap semoga silaturahim, ziarah dan sanadan kali ini semoga bukan yang terakhir namun setelah itu ada ziarah-ziarah yang lain,” harapnya.
Pada acara studi banding ini diisi dengan pemaparan pola pembinaan Keagamaan oleh Kepala Madin, kebahasaan oleh Direktur LPBA dan Pola Pembinaan Tahsin dan Tahfidz oleh Wakil Direktur PPIQ Ustadz H. Rusdi Aziz.
Reporter : Ibrohim La Haris











