Banyuwangi, kuasarakyat.com – Mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung Gambiran Banyuwangi berhasil menorehkan prestasi ditingkat regional dalam Forkomnas (Forum Komunikasi Mahasiswa Nasional) KPI Wilayah 1 yang meliputi Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam kegiatan Forkomnas ke 9 yang digelar di Universitas Hasyim Asyari Jombang Jawa Timur selama 2 hari, yakni 27-28 Oktober 2022 ini diikuti oleh peserta dari 17 kampus, dan mahasiswa KPI perwakilan IAIDA Blokagung berhasil memborong 2 medali, yakni menjadi juara 1 dalam lomba Vidiografi dan berhasil mengalahkan UIN Sunan Ampel Surabaya yang berada di peringkat 2 serta UIN Kediri yang meraih juara 3.
Sedangkan untuk lomba Standup Comedy, Arby Sukron selaku perwakilan dari KPI IAIDA Blokagung berhasil menjadi juara 3, sedangkan juara 1 dan juara 2 diborong oleh perwakilan dari IAIN Ponorogo.
“Alhamdulillah mahasiswa kami bisa membawa nama harum Kampus IAIDA dalam lomba vidiografi dan Standup Comedy dalam Forkomnas ke 9 di Universitas Hasayim Asyarai Jombang, tentu ini kebanggaan tersendiri, karena pesertanya dari berbagai kampus yang ada di Jatim dan NTB dengan jurusan yang sama KPI,” ujar Masykur S.Sos. MH selaku Dosen yang juga Kepala Program Studi KPI IAIDA Blokagung.
Menurut Masykur, Forkomnas ini sendiri merupakan forum komunikasi kemahasiswaan dari mahasiswa jurusan KPI se PTAI / PTAIN se Indonesia, yang sudah berdiri sejak 2009 lalu dan terbagi menjadi beberapa wilayah.
“Untuk Jatim sendiri menjadi satu wilayah dengan NTB, jumlah keseluruhan sebenarnya ada 29 kampus, tapi pada kegiatan di Jombang kemarin, hanya 17 kampus yang mengirimkan wakilnya,” jelasnya.
Tujuan dari Forkomnas ini sendiri untuk membangun suatu integritas keilmuan sekaligus memperkuat suatu pemikiran anggotanya, khususnya dibidang keilmuan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Sementara M. Sandi Bagus Prayogo salah satu mahasiswa Prodi KPI IAIDA Blokagung yang ikut mewakili kegiatan Forkomnas di Universitas Hasyim Asyari Jombang menyatakan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, selain bisa mengasah skill dalam lomba yang diadakan setiap kegiatan, juga untuk menambah relasi antar mahasiswa dari berbagai kampus.
“Alhamdulillah kegiatan Forkomnas bisa digelar lagi, dulu setiap tahun digelar secara bergiliran ke beberapa kampus, namun kemarin sempat terhenti 2 tahun karena Covid-19, dan Alhamdulillah kami bisa membawa nama harum IAIDA saat bersaing dengan kampus besar, dan IAIDA satu-satunya kampus swasta yang mendapat juara kemarin,” ujar Sandi.
Sandi berharap dengan prestasi ini, bisa membuka cakrawala pemikiran teman-teman mahasiswa dalam lingkup internal maupun eksternal kampus, khusunya kampus yang berbasis pesantren, dimana yang selama ini identik dengan keterbatasan dalam berkarya.
“Mudah-mudahan dengan prestasi ini, bisa membuka cakrawala baru terhadap teman-teman mahasiswa yang kuliah di kampus berbasis pesantren, dan hari ini kami membuktikan, bahwa kampus berbasis pesantren tetap bisa berkarya dan bersaing dengan kampus lainnya,” pungkas Sandi. (Ma)
