Puluhan Mahasiswi di Jember Ngaku Dicabuli Fotografer, Begini Modusnya

Comment9,103 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Tiga mahasiswi di Jember, sebut saja Endel, Kemayu dan juga Kencur, serta 2 temannya lagi, Rabu (22/5/2024) mendatangi Mapolres Jember.

Mereka berniat melaporkan TY salah satu fotografer di Jember, atas perbuatan pelecehan seksual dan juga persetubuhan yang dialaminya, bahkan menurut ketiga pelapor, korban pelecehan dan persetubuhan yang dilakukan terlapor jumlahnya mencapai puluhan.

“Kami bertiga ini yang akhirnya mau melaporkan ke Polisi, kalau korbannya, ada puluhan, nanti yang lain akan menyusul ikut melaporkan juga,” ujar Endel mahasiswi kebidanan di Jember yang ikut menjadi korban pelecehan.

Endel menceritakan, bahwa modus terlapor dalam mempercayai korbannya, adalah dengan cara menghubungi korban, untuk dijadikan model, dan endors sebuah produk, tentunya dengan iming iming, jika fotonya terpilih menjadi endors, akan mendapatkan honor dari produk yang terjual.

“Ya kami di DM (pesan lewat IG) oleh pelaku, dari DM tersebut kami ditawari untuk dijadikan model di kontennya, dimana nanti model-model di kontennya, akan di endors oleh sebuah produk,” ujar Endel.

Mendapat tawaran yang tersebut, tentu Endel mau, sehingga dirinya rela datang jauh-jauh ke studio milik terlapor yang berjarak 30 kilo dari tempat tinggalnya.

Saat korban di studionya inilah, terlapor menjalankan aksinya untuk mempercayai korban, termasuk dirinya. “Jadi di studio dia, itu ada 3 ruangan, yakni ruang tunggu, ruang studio, dan juga ruang ganti, saya sendiri waktu itu ditanya, apakah mau ganti baju atau tetap pakai jilbab, saya pilih tetap berjilbab, tapi oleh pelaku di suruh juga menggunakan pakaian seksi,” ujar Endel.

Saat dirinya berganti pakaian seksi seperti yang diarahkan terlapor, terlapor mengarahkan gaya korban, dengan memegang beberapa bagian intim korban, mulai dari atas sampai bawah. “Pelaku memegangi seluruh bagian tubuh saya, baik atas, dasa dan juga bawah,” ujarnya.

Pangkuan Endel ini dibenarkan oleh temannya, yang saat itu ikut mengantar, dimana saat itu terlapor melecehkan temannya. “Kalau teman saya hanya dilecehkan, tapi korban yang lain ada yang sampai disetubuhi,” ujarnya.

Sementara, pihak Polres Jember, membenarkan adanya laporan pelecehan dan persetubuhan dengan terlapor seorang fotografer. “Benar, tadi ada 3 perempuan dan 2 saksi yang lapor ke Polres, saat ini pelapor masih menjalani pemeriksaan,” pungkas perwira yang berdinas di Satreskrim Polres Jember. (Ma)

Comment9,103 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.