Jember, Kuasarakyat.com – Cuaca ekstrim beberapa hari ini melanda kawasan Jember selatan, setelah diguncang gempa, Sabtu (18/12/2021) malam, kawasan Jember selatan diguyur hujan deras disertai dengan angin kencang, puluhan pohon tumbang, bahkan kejadian ini menyebabkan 1 pengendara tewas akibat tertimpa pohon saat melintas di jalan desa Wringintelu Kecamatan Puger Jember.
Korban yang diketahui bernama Abdul Munif (30) warga asal Dusun Sungai Tengah Desa Manggisan Tanggul Jember ini meninggal saat nekat menerobos derasnya hujan yang disertai petir dan angin, saat dilokasi kejadian, tepatnya di tikungan selatan Balai Desa Wiringintelu, sebuah pohon besar roboh dan menimpanya.
“Korban tadi melintas dari arah selatan ke utara dengan mengendarai sepeda motor, saat bersamaan angin sangat kencang, tiba-tiba pohon besar roboh dan menimpanya, kami bersama warga langsung melakukan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Mlokorejo,” ujar Agus warga sekitar lokasi kejadian.
Namun karena luka yang ada di kepala korban cukup parah, nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal ketika dalam perjalanan ke Puskesmas.
Kapolsek Puger AKP. Ribut Budiyono saat dikonfirmasi terkait peristiwa ini membenarkan, jika hujan disertai dengan angin kencang yang melanda wilayahnya menyebabkan puluhan pohon tumbang dan menimbulkan korban jiwa.
“Korban warga Tanggul, atas nama Abdul Munif, yang bersangkutan tertimpa pohon yang tumbang, kami juga mendatangi TKP dan kita lakukan pendataan, korban sendiri ada di Puskesmas Mlokorejo, dan menunggu keluarganya,” ujar Kapolsek singkat.
Hujan dengan cuaca yang ekstrim, tidak hanya terjadi di Kecamatan Puger, di beberapa kecamatan lainnya hujan disertai angin kencang juga terjadi di Desa Tembokrejo Gumukmas, di desa ini, banyak pohon tumbang porak poranda hingga menutup akses jalan penghubung dua desa yaitu Bagorejo dan Tembokrejo.
Tim Unit Reaksi Cepat,(URC) BPBD kabupaten Jember saat ini turun dibeberapa lokasi, salah satunya di dusun Rejosari, Desa Tembokrejo kecamatan Gumukmas sedang melakukan assessment dan juga memotong kayu yang melintang dijalan raya.
Dari beberapa informasi warga, salah satunya Iyan warga Desa Tembokrejo, kondisi malam ini juga mati lampu dan beberapa rumah juga sempat terkena pohon tumbang dan salah satunya rumah dirinya sendiri.
“Alhamdulillah rumah saya kena tapi sedikit, Bagian garasi, namun sempat buat kami dan keluarga shock, karena tadi kondisi angin kencang petir juga menyambar,” pungkas Iyan. (Ma)







