Sikapi Hasil Survey, H. Nanang : Masyarakat Harus Cerdas Pilih Calon Yang Bersih

Comment403 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Hasil Survey Yang dikeluarkan beberapa lembaga, dimana sosok Ahmad Fawait lebih diunggulkan daripada Petahana, dan menempatkan dr. Hj. Faida MMR, ternyata tidak mempengaruhi bacabup lainnya, yakni H. Nanang Handono Prasetyo.

Meski dalam lembaga Siervey seperti Indikator Politik Indonesia sudah mempublikasikan hasil survei, dimana Ahmad Fawait atau Gus Fawait berada pada posisi tertinggi, yakni mencapai 36,5 persen, petahana 33,8 persen, Faida 19,3 persen, dan menempatkan H. Nanang kurang dari 3 persen.

“Soal hasil survey yang sudah dirilis oleh lembaga survey, kami menghargainya, dan itu hak setiap calon, meski dalam survey tersebut, menempatkan saya pada posisi terendah, tetap tidak mengurangi niat pribadi saya dalam memperbaiki Jember menjadi lebih baik,” ujar H. Nanang Rabu (22/5/2024).

Menurut H. Nanang, masyarakat harus cerdas dalam memilih pemimpin Jember ke depan, apalagi saat ini, APH (aparat penegak hukum) tengah menyoroti beberapa persoalan pemerintah, tentu hal ini bisa menjadi pertimbangan masyarakat itu sendiri.

“Semua tahu, bagaimana saat ini APH sedang giat-giatnya menyoroti kinerja pemerintah, beberapa LSM melaporkan adanya dugaan korupsi di jajaran pemerintah, tentu dari persoalan-persoalan ini, masyarakat sudah bisa menentukan pilihannya,” ujarnya.

H. Nanang meminta, agar masyarakat benar-benar memilih pemimpin yang bersih dan berpengalaman, jangan hanya karena elektabilitasnya saja, tapi juga pengalamannya dalam menjalankan roda pemerintahan.

Nanang sendiri menyatakan, saat ini pihaknya sudah memiliki lembaga survei sendiri, yang ditempatkan di setiap wilayah di Kabupaten Jember, serta tim yang terus melakukan gerilya. “Alhamdulillah, kami sudah memiliki tim sendiri dan hasilnya juga cukup memuaskan, dan kami tetap berkeyakinan bahwa kami sudah ada di hati masyarakat Jember,” tutupnya. (Ma)

Comment403 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.