Sopir Truk Situbondo Meninggal Mendadak di dalam Kendaraan, Ini Penyebabnya

Comment2,255 views
  • Share

Situbondo, Kuasarakyat.com – Ahmad Baidawi (49), warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar, Situbondo diketahui meninggal di dalam truk yang dikendarainya, dipinggir Jalan Raya Desa Kotakan, Kecamatan/Kabupaten Situbondo, Selasa(26/10/21).

Sopir tersebut sudah dalam keadaan terbujur kaku di kursi supir seorang diri.

Misyono (53), rekan seprofesinya mengatakan saat dirinya melintasi Jalan tersebut, menemukan kendaraan korban parkir di pinggir jalan. Dia memastikan kendaraan yang sedang berhenti tersebut dalam baik-baik saja dengan mengeceknya.

“Saya sendiri ada keperluan untuk mengantarkan bibit tebu. Namun, di tengah perjalan melihat kemdaraan truk Pak Haji Baidawi saya berhenti, dugaan saya kendaraannya sedang ada masalah. Tapi nahasnya, yang saya dapati pak Haji sudah dalam keadaan terbujur kaku,” ucapnya, Selasa(26/10/21).

Misyono mengatakan, awal mula dirinya melihat korban sedang tidur, namun setelah mencoba untuk dibangunkan, tubunya sudah tidak bisa digerakkan lagi.

“Setelah mengetahui korban tidak bisa digerakkan lagi, saya menghubungi polsek terdekat,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kapolsek Kota Iptu Budhiarto mengatakan, dirinya membenarkan bahwa ada  seorang sopir truk meninggal didalam kendaraannya. Hal itu diketahui setelah ada laporan yang masuk.

“Mengetahui informasi ada sopir truk meninggal, kami langsung menuju kelokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), setelah itu mengevakuasi korban ke RSU dr. Abdoer Rahem Situbondo,” ungkapnya.

Budhiarto mengatakan, penyebab sopir truk meninggal, setelah dilakukan pemeriksaan luar petugas medis RSU Situbondo, korban meninggal murni karena penyakit yang dideritanya. Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan pada diri korban.

“Tidak ada bukti kekerasan fisik yang terjadi pada korban. Menurut keterangan dari keluarga, bahwa korban berangkat dalam keadaan sakit. Hal itu juga ada bukti obat mixagrip yang berada didalam tas miliknya, pada saat korban hendak mengantarkan binit tebu ke Jatiroto,” jelasnya.

Budhiarto menambahkan, korban sebelumnya telah dilarang oleh istri untuk berangkat kerja. Lantaran kondisi dirinya dalam keadaan sakit. (Iw/Bs)

Writer: IwEditor: Bs
Comment2,255 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.