UNUJA Raih Silver Winner Anugerah Diktisaintek 2025, Pengabdian Kampus Pesantren Diakui Nasional

Comment241 views
  • Share

Jakarta, kuasarakyat.com – Universitas Nurul Jadid (UNUJA) kembali mengukir prestasi nasional dengan meraih Silver Winner Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) pada Anugerah Diktisaintek 2025. Dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut, UNUJA menempati peringkat 152 dari total 5.491 perguruan tinggi se-Indonesia, sebuah capaian yang menegaskan kekuatan dan konsistensi pengabdian kampus pesantren di tingkat nasional.

Penghargaan diserahkan pada Jumat, 19 Desember 2025, pukul 13.00 WIB di Graha Diktisaintek, Gedung D Lantai 2, Senayan, Jakarta. Capaian ini menjadi puncak dari kerja panjang UNUJA dalam membangun pengabdian berbasis riset, kolaborasi, dan kebutuhan riil masyarakat.

*Silver Winner sebagai Pengakuan atas Abdimas Berdampak*

Penghargaan Silver Winner ini diberikan atas kinerja unggul UNUJA dalam merancang dan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan riset dan pembelajaran. Selama tiga tahun terakhir, abdimas dan riset UNUJA tercatat menyumbang lebih dari 48 ribu poin SINTA, didukung oleh kebijakan integrasi KKN dengan luaran, penguatan kerja sama pengabdian, serta kewajiban diseminasi hasil secara bilingual.

Rektor UNUJA, Dr. KH. Najiburrahman, M.Ag., menyampaikan bahwa capaian Silver Winner ini merupakan pengakuan atas kerja pengabdian yang dijalankan secara konsisten dan terukur.

“Silver Winner ini menunjukkan bahwa pengabdian UNUJA tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dirancang untuk memberi dampak nyata. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan keberlanjutan abdimas,” tegasnya.

Luaran inovasi juga terlihat dari peningkatan signifikan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) hasil abdimas dan riset, yakni 91 pada 2023, 87 pada 2024, dan meningkat tajam menjadi 115 pada 2025.

*Dari Konsistensi Internal ke Pengakuan Nasional*

Capaian Silver Winner Anugerah Diktisaintek 2025 tidak lepas dari konsistensi kebijakan internal yang dibangun UNUJA sejak beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, pada Anugerah Diktiristek 2023, UNUJA meraih Bronze Winner Bidang Publikasi Ilmiah, disusul penghargaan Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII untuk kinerja riset pada 2025.

Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Hasan Baharun, M.Pd., menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi indikator keberhasilan integrasi tridarma.

“Pengabdian, riset, dan pembelajaran kami rancang sebagai satu ekosistem. Mahasiswa dan dosen terlibat langsung dalam program yang menyentuh persoalan nyata masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala LP3M UNUJA, Dr. Achmad Fawaid, M.A., M.A., menilai Silver Winner ini sebagai pijakan penting untuk penguatan jejaring ke depan.

“Pengakuan nasional ini memperkuat posisi UNUJA dalam kolaborasi lintas daerah dan internasional. Pengabdian berbasis riset dan digitalisasi desa menjadi salah satu kekuatan utama kami,” ujarnya.

Melalui penghargaan Silver Winner Anugerah Diktisaintek 2025, UNUJA menegaskan diri sebagai kampus pesantren yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir dan bekerja bersama masyarakat, menjadikan pengabdian sebagai inti dari transformasi pendidikan tinggi.

Comment241 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.