Banyuwangi, Kuasarakyat.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi membongkar kasus persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang kakek berinisial B (63). Pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai marbot atau tukang bersih-bersih musala di wilayah Genteng, tega mencabuli seorang siswi SMA hingga hamil.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah orang tua korban curiga dengan perubahan fisik korban. Pihak keluarga kemudian melakukan pemeriksaan mandiri menggunakan alat uji kehamilan (test pack).
“Pada saat yang bersangkutan itu ternyata dicek pakai alat kehamilan, orang ininya itu kan hamil. Pakai alat tespek itu, kemudian ditanya dan diinterogasi oleh orang tuanya, ternyata dilakukan oleh si tersangka ini,” ujar Lanang saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/26).
Mendapati pengakuan tersebut, orang tua korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Genteng. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat mengamankan pelaku dan melimpahkan penanganannya ke Polresta Banyuwangi untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil penyidikan sementara, aksi bejat pelaku B tidak hanya dilakukan sekali. Kakek berusia 63 tahun itu tercatat sudah berulang kali melancarkan perbuatannya kepada korban di tempat kejadian perkara (TKP) yang sama, yakni di area musala tempat pelaku bekerja.
“Kalau melakukan kegiatan ini sudah berkali-kali ya, berkali-kali. Kurang lebih kalau hasil pemeriksaan itu ada lima kali melakukan ini. Oke, kejadiannya di TKP yang sama ya, di Musala genteng,” jelas Lanang.
Saat disinggung mengenai modus operandi, polisi memastikan pelaku tidak memberikan iming-iming atau janji tertentu kepada korban. Aksi pencabulan tersebut dilakukan langsung di kamar mandi musala.
Polisi menyebut pelaku memanfaatkan situasi lantaran sudah lama berpisah rumah dengan istrinya yang saat ini berada di luar negeri.
“Kalau modus tidak ada. Langsung pada saat itu yang bersangkutan ada di kamar mandi, kemudian dia lakukan tindak pidana tersebut. Dikarenakan memang sampai saat ini yang kita dapatkan itu yang bersangkutan istrinya ada di luar negeri, jadi udah lama pisah sama istrinya,” pungkasnya. (CZ)










