Ada Apa dengan Rumah Misyana di Jember? Terbakar 8 Kali Tanpa Sebab Jelas

Comment32 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Bayangkan Anda memiliki sebuah rumah yang sudah ditinggalkan kosong dan berniat untuk dijual, namun rumah tersebut justru terus-menerus dilalap api secara misterius. Inilah yang dialami oleh Misyana, warga Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Jember.

Dalam kurun waktu setahun lebih, rumahnya sudah 8 kali kebakaran. Yang bikin geleng-geleng kepala, apinya tidak berasal dari korsleting listrik biasa, melainkan muncul tiba-tiba dari berbagai sudut—bahkan dari celah-celah keramik lantai rumah.

Petugas Damkar Mako Ambulu, Misbahul Munir, yang sudah bolak-balik memadamkan api di sana, menduga ada fenomena unik seperti kandungan gas di bawah tanah rumah tersebut. Sementara itu, warga sekitar sempat dihinggapi rasa takut dan menghubungkannya dengan mitos mistis.

Puncaknya pada 12 Oktober 2026, amukan api menghancurkan seluruh isi rumah hingga rata dengan tembok, meninggalkan kerugian ratusan juta rupiah dan menyisakan tanda tanya besar yang belum terjawab.

“Delapan kali. Kita melakukan pemadaman ke situ kurang lebih delapan kali dalam sekitar satu tahun lebih,” ujar Munir, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, kebakaran terakhir menjadi yang paling besar kemarin 12 Oktober 2026 yang seluruh perabot dan bangunan habis terbakar, hanya menyisakan dinding, atap dan genteng runtuh.

“Kalau yang terakhir ini hampir semuanya terbakar hampir habis. Ada kasur, kursi, meja, sampai dapur murni yang terakhir ini habis semua. Biasanya yang terbakar itu cuma kasur aja atau daerah kamar saja,” ungkapnya.

Warga sekitar dibuat resah karena sumber api kerap muncul misterius. Bahkan, keluarga pemilik rumah mengaku api sempat keluar dari sela-sela keramik lantai dan menyambar kursi hingga kasur.

“Itu sudah berkali-kali terjadi kebakaran. Kalau menurut logika kita sepertinya rumahnya mengandung gas. Soalnya sering terbakar sendiri, beda-beda tempat,” terang Munir.

Sebagian warga lain bahkan mengaitkan kejadian tersebut dengan hal mistis, mengira ada yang mengirim atau kiriman ilmu hitam.

Rumah tersebut diketahui sudah tidak ditempati pada kebakaran terakhir. Bahkan sudah dipasang tulisan dijual, namun tetap terbakar.

“Terakhir ini sudah tidak ditempati. Biasanya masih ditempati. Yang terakhir ini sudah tidak ditempati juga sudah ditulisi dijual,” tambah Munir.

Informasi kebakaran terakhir masuk sekitar pukul 08.45 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 08.55 WIB dan langsung melakukan pemadaman dibantu warga dan Polsek setempat. Listrik di lokasi saat pemadaman sudah dalam keadaan padam.

“Proses pemadaman alhamdulillah lancar, dibantu masyarakat dan Polsek,” ujar Munir.

Akibat kebakaran berulang ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta. Pasalnya, hampir seluruh bangunan dan isinya ludes, tinggal tembok saja.

“Habis semua rata, tinggal tembok-temboknya aja. Atap-atapnya, gendeng-gendengnya jatuh semuanya,” pungkas Munir.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran yang berulang di rumah tersebut masih menjadi tanda tanya warga. (Gusti)

Comment32 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.