JEMBER, Kuasarakyat.com – Proyek Jembatan di Desa Sumberjambe Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember, yang dibangun dari APBD 2021 tanpa dipasangi papan informasi oleh pelaksana. Bahkan diklaim sebagai proyek sumbangan dari dana pribadi kepala UPT. Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Sukowono Bahrawi.
Hal ini diakui Bahrawi saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, jika proyek tersebut didanai dari sumbangan pribadinya.
“Jembatan itu untuk kepentingan masyarakat, dan merupakan jalan umum, dana untuk beli beras milik saya gunakan untuk bangun jembatan itu, kalau anda mau ikut bantu ya monggo gak apa apa,” ujar Bahrawi saat dihubungi Jumat (6/8/2021).
|Baca Juga: Tim Gabungan Polres dan Kejaksaan Jember Cek Penggunaan Dana Desa
Bahrawi juga mengatakan, jika proyek jembatan tersebut merupakan swakelola yang didanai pribadi dan bukan dari dana pemerintah.
“Kalau tanya papan namanya dari dana pribadi, untuk kepentingan masyarakat Sumberjambe, kepentingan umum, mohon petunjuk kalau salah ya gak apa-apa saya bongkar, apa perlu dibongkar lagi?,” ujar Bahrawi.
Bahrawi juga mengatakan, bahwa pihaknya menggunakan dana pribadi karena banyak masyarakat yang menegur dirinya selaku kepala UPT BMSDA di wilayah Jember Utara, jika jembatan tersebut rusak dan butuh diperbaiki.
“Itu tidak ada dana dari pemerintahnya, APBD tidak ada dan hanya bertele-tele, dari pada saya disalahkan oleh warga, maka saya kerjakan menggunakan dana pribagi,” jelas Bahrawi.
Sementara Rahman Anda, Plt. Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Jember mengatakan, jika proyek jembatan di Desa Sumberjambe merupakan proyek yang didanai APBD Kabupaten Jember tahun 2021.
|Baca Juga: Masa Berlaku SIM Habis Saat PPKM, Begini Cara Mengurusnya
“Pekerjaan jembatan dengan menggunakan plat beton di Sumberjambe, memang harus segera ditangani karena sudah memprihatinkan, dan itu menggunakan anggaran dari APBD 2021 yang dilaksanakan secara swakelola, dan bukan dari sumbangan masyarakat, spek dari bangunan juga sudah sesuai dengan perencanaan,” ujar Rahman Anda melalui pesan singkat Whatsapp Sabtu (7/8/2021).
Sementara warga sekitar mengatakan, jika sejak awal pembangunan proyek tersebut memang tidak dipasangi papan nama, sehingga masyarakat tidak tahu dana tersebut bersumber dari mana.
“Dari awal persiapan sampai dikerjakan, memang tidak ada papan nama informasi, padahal kalau ada itu enak mas, kami bisa tahu nominal anggaran, sehingga bisa membantu mengawasi proyek tersebut,” ujar warga sekitar yang enggan disebut namanya. (Ma/Bs)











