Logistik Pemilu 2024 Tahap Pertama mulai diterima KPU Jember

Comment5,009 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Jelang pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. KPU Jember menerima logistik pemilu tahap pertama.

Logistik pemilu tahap pertama itu datang di kantor KPU Jember Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Jember, Senin 23 Oktober 2024 kemarin.

Kata Ketua KPU Jember Muhammad Syai’in, untuk logistik Pemilu 2024 saat ini lebih mudah. Karena pihaknya dibantu pemantauan dan kemudahan untuk mengajukam kebutuhan lewat aplikasi Silog (Sistem Informasi Logistik).

Ada dua tahap untuk pengiriman logistik dari KPU Provinsi Jatim itu. Untuk tahap pertama diantaranya adalah tinta pemilu berjumlah 15.412 botol. Tinta itu akan dibagikan ke 7706 TPS yang ada di wilayah Jember.

“Untuk logistik yang sudah datang di Jember, diantaranya tinta totalnya 15.412 botol atau dalam boksnya ada 309 boks per 50 botol. Juga ada satu boks isinya 12 botol. Untuk itu nanti akan didistribusikan ke masing-masing TPS dua botol,” ujar Syai’in saat dikonfirmasi di kantor KPU Jember, Kamis (26/10/2023).

“Untuk logistik ini sementara kita simpan di Kantor KPU Jember, karena masih proses persiapan logistik yang lainnya,” sambung Syai’in.

Terkait logistik Pemilu 2024 itu, lanjutnya, kebutuhannya disiapkan dari KPU Provinsi Jatim dan juga dari KPU Jember. Juga perlu kami sampaikan, dengan logistik ini ada perbedaan dengan yang dulu. Jadi ada pengadaan yang langsung dari kita, dan ada yang dari provinsi.

“Untuk dari provinsi logistik tahap pertama adalah tinta, segel, dan sampul. Kemudian untuk kabupaten/kota, gembok, alat kelengkapan TPS, dan tanda pengenal,” sebutnya.

Kemudian untuk tahap kedua, lanjut Syai’in, juga ada kebutuhan logistik yang disiapkan dari KPU Provinsi Jatim dan dari KPU Jember. Dengan prosesnya setelah dikirimkan logistik tahap pertama.

“Dari kita (KPU Jember) tidak banyak, yakni alat untuk mencoblos pada pilihan. Berupa perlengkapan pemungutan suara, kemudian dukungan kelengkapan lainnya. Yakni tanda pengenal, karet pengikat surat suara, lem, kantong plastik, bolpoin, segel, plastik pengganti gembok, spidol, formulir, sticker nomor kotak suara, tali pengikat alat coblos pilihan,” bebernya.

“Kemudian alat pemungutan suara lainnya, yakni salinan DPT, salinan DPTP, daftar pasangan calon, daftar calon tetap DPR, daftat calon tetap DPD, daftar calon tetap DPRD Provinsi, daftar calon tetap DPRD kabupaten/kota, dan label identitas kotak suara untuk setiap jenis pemilu. Itu ada di provinsi untuk pengadaannya. Kami hanya menerima saja. Termasuk juga kotak suara,” imbuhnya.

Syai’in menambahkan, terkait aplikasi Silog yang dianggapnya mudah dan membantu. Karena dari aplikasi itu, bisa diketahui secara pasti jumlah kebutuhan logistik.

Jikalau ada kekurangan, katanya, juga cepat untuk dilakukan pengajuan permintaan logistik yang kurang.

“Dengan Silog ini, mudahnya adalah kita bisa mengetahui itungan kebutuhan (logistik pemilu) sampai berapa. Kemudian paket pengadaan itu berapa, hasil dan produksinya itu sudah selesai atau belum bisa dipantau. Proses pengiriman dan distribusinya sampai mana, juga bisa kita ketahui dan pantau. Jadi memudahkan,” tutupnya. (Gusti)

Comment5,009 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.