Ajang Silaturahmi Askonas Bondowoso Berujung Pemakzulan Ketua, Ini Penyebabnya

Komentar164 views
  • Bagikan

 

Bondowoso, kuasarakyat.com – Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Kabupaten Bondowoso menggelar ajang Silaturahmi di Cafe Orrila, Kelurahan Nangkaan, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, Jumat (17/7/2022) malam.

Namun uniknya, dalam acara itu justru berujung pada penurunan takhta alias pemakzulan Ketua.

Kisruh internal Askonas Bondowoso dikemukakan dalam forum internal tersebut.

Rasyidi, ketua Askonas Kabupaten Bondowoso yang lama, dianggap tidak bisa menjalankan roda organisasi dengan baik.

“Selama ini tidak ada komunikasi dan koordinasi yang baik ketika dipimpin pak Rasyidi,” ucap seorang anggota forum.

Selain itu, ada juga letupan bahwa ketua yang lama beberapa kali melempar program proyek ke luar, dibanding menyerahkan pada anggota Askonas Kabupaten Bondowoso.

Askonas Kabupaten Bondowoso memiliki 18 anggota, sementara yang hadir dalam forum sekitar 14 orang, termasuk yang absen adalah Rasyidi.

Seluruh anggota Askonas Kabupaten Bondowoso yang hadir lalu sepakat melengserkan Rasyidi dari tampuk kepemimpinan.

Sebagai gantinya, Wakil Ketua Askonas Kabupaten Bondowoso, Suprapto yang naik jabatan.

Suprapto terpilih aklamasi dan diminta visi misi dalam memimpin Askonas Kabupaten Bondowoso ke depan.

“Saya akan meningkatkan jumlah keanggotaan dari 18 menjadi 30, menyediakan kantor baru di wilayah kota yang representatif, dan admin kantor dibayar dari uang saku pribadi saya,” beber Suprapto.

Sementara, hadir dalam kesempatan tersebut Pembina Askonas Bondowoso, Syaiful Bahri Husnan.

Selama menjadi pembina, pihaknya sudah lama tidak tahu menahu terkait perkembangan Askonas di Bondowoso.

“Saya kaget sekalinya saya diundang, malah mendengar banyak keluhan dari anggota. Saya malah tidak tahu saya masih sebagai pembina atau sudah diganti,” terangnya bingung.

Menurut Gus Syef -panggilan akrab- sifatnya hanya banyak mendengar dan memberikan saran di saat diminta oleh anggota.

“Saya tidak banyak tahu terkait dengan profesi Kontraktor. Saya dulu diminta untuk menjadi pembina karena kedekatan emosional saja sebagai sahabat dari pengurus PW Askonas Jatim,” terangnya.

Pihaknya berharap, ke depan Askonas Bondowoso bisa lebih baik dan mampu memberikan kontribusi terbaik kepada pembangunan Bondowoso.

“Pengurusnya harus sehat dalam pengelolaannya,” harap pria yang juga legislator PPP di DPRD Kabupaten Bondowoso itu. (ad)

Penulis: Ahmad
Komentar164 views
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.