Jember, Kuasarakyat.com – Carut marut pelayanan puskesmas Semboro yang beberapa minggu terakhir banyak sekali keluhan dari masyarakat, direspon oleh Anggota DPRD Kabupaten Jember Komisi D (Bidang Kesehatan dan Pendidikan).
Puncaknya, empat anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, melakukan sidak terhadap pelayanan dan management puskesmas Semboro, Jumat (29/09/2023).
Keempatnya yakni Ardi Pujo Prabowo dari Fraksi Gerindra, H Dofir dari Fraksi PKS, Sri Winarni dari Fraksi PKB, dan Dewi dari Fraksi Perindo. Keempatnya langsung masuk ke Puskesmas Semboro dan kebetulan semua pejabat puskesmas sedang tidak ada ditempat.
“Kami datang menindaklanjuti keluhan masyarakat ya mas, dan ternyata kami lagi apes. Kepala Puskesmas lagi cuti dua hari, KTU dan Kepegawaian lagi ada acara di Dinas Kesehatan,” kata Ardi Pujo Prabowo, Ketua Tim sidak Komisi D DPRD Kabupaten Jember.
Lebih lanjut, Ardi menegaskan setelah melihat lihat dan melakukan kroschek kepada beberapa ASN puskesmas yang bertugas, dirinya menyebut banyak kebobrokan yang harus segera dibenahi.
“Setelah saya melihat lihat, ternyata jumlah nakes di puskesmas Semboro ini berjumlah 75, namun hari ini saya temui hanya ada 7 orang yang bertugas, ini jelas ndak masuk akal. Apa sisa nakes tugas luar? Kedatangan kami ini untuk melakukan perbaikan layanan kepada masyarakat, tidak ada unsur lain,” imbuh Ardi.
Pihak Komisi D DPRD Kabupaten Jember, berencana memanggil kembali Kepala Puskesmas Semboro, untuk dilakukan rapat dengar pendapat, supaya puskesmas Semboro lebih baik. Kalau tidak diindahkan, lebih baik Kepala Puskesmas Semboro segera untuk dimutasi.
“Karena banyak hal yang perlu kami tanyakan, kami akan memanggil Kepala Puskesmas, KTU, dan kepegawaian untuk RDP (Rapat Dengar Pendapat). Kalau masih tetap, pindah saja kepala puskesmas seperti ini. Dan beberapa pegawai Puskesmas Semboro yang tidak becus,” kata Ardi sembari keluar dari ruang Puskesmas Semboro.
Tim kuasarakyat.com berupaya menghubungi kepala puskesmas Semboro, Dr Megawati namun tidak direspon, dan nakes lainnya tidak berani memberikan statement apapun. (Gusti)








