Situbondo, Kuasarakyat.com – Sima, warga Dusun Jatisari, RT.06, RW. 02, Kecamatan Arjasa, Situbondo mengidap penyakit kanker sejak 19 tahun yang lalu.
Sima mengaku, dirinya merasa kesulitan dalam rangka melakukan upaya pengobatan atas kanker yang dideritanya, lantaran identitas dirinya hilang.
“KTP dan KK milik saya hilang, sehingga sulit untuk melakukan upaya pengobatan selama ini,” ujar Sima kepada wartawan Kuasarakyat.com diwilayah Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo, Senin(13/9/21).
Sima mengaku kesulitan secara ekonomi. Sehingga tidak bisa melakukan pengobatan atas kanker yang dideritanya.
“Pernah saya kerumah sakit, dalam rangka untuk mengurus administrasi pengobatan kenker saya. Nahasnya, identitas saya yang hilang, sehingga pihak rumah sakit tidak bisa memprosesnya,” ungkapnya.
Sima mengaku, selama bertahun-tahun dirinya hanya bisa berbaring lemas. Sebab, rasa sakit yang dideritanya tidak mendapat pengobatan hingga sekarang.
“Saya sendiri sekarang bersama anak saya yang ketiga. Sedangkan mata pencahariannya sebagai tukang serabutan, yang cukup hanya cukup untuk kebutuhan makan. Sehingga untuk biaya berobat tidak ada,” ucapnya.
Secara terpisah, Kepala Desa Jatisari, Riyadi mengatakan, dirinya berupaya melakukan percepatan penangan medis terhadap salah satu warganya yang mengalami sakit kanker.
“Kami bantu mengurus persyaratan administrasinya, sebagai upaya mendapatkan pengobatan secara medis. Selanjutkan kami bantu urus pembuatan Kartu Indonesia Sehat (KIS),” ucapnya.
Riyadi menambahkan, dirinya juga mengajak untuk bersama-sama mensupport warga tersebut, agar segera mendapat pengobatan dengan cepat. (Iw/Bs)








