Jasad Pemuda Hanyut Akhirnya Ditemukan, Pasca Alat Tidur Korban Dilarung di Laut

Comment1,460 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Proses pencarian terhadap IK (18), pemuda asal Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Tanggul, akhirnya membuahkan hasil.

BACA JUGA : https://kuasarakyat.com/niat-cari-biawak-pemuda-asal-mojomulyo-tenggelam-di-aliran-sungai-tanggul/

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area muara Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, pada Ahad (18/1/2026) malam sekitar pukul 23.25 WIB.

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 11.09 WIB. Korban disinyalir sedang berburu biawak di sepanjang aliran sungai Desa Paseban sebelum akhirnya terjatuh dan terseret arus yang deras.

Pasca informasi kehilangan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Jember, TNI, Polri, serta relawan dikerahkan ke lokasi.

Petugas menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan perlengkapan penyelamatan air, namun pencarian hingga Minggu sore sempat nihil akibat kendala teknis di lapangan.

Jasad korban akhirnya muncul ke permukaan di kawasan pintu pelawangan (muara laut) Pantai Paseban pada tengah malam.

Pihak keluarga yang melakukan pemantauan mandiri di lokasi langsung mengevakuasi jenazah IK untuk dibawa ke rumah duka.

Menariknya, di tengah upaya teknis tim SAR, pihak keluarga sempat melakukan upaya kearifan lokal dengan melarung perlengkapan tidur pribadi korban ke sungai, yang dipercaya secara tradisional dapat membantu mempercepat munculnya jasad ke permukaan.

Tak lama setelah prosesi tersebut, jasad korban ditemukan tidak jauh dari titik muara.

KBO Satpolairud Polres Jember, Aiptu Agus Riyanto, membenarkan informasi penemuan korban tersebut. Ia menyatakan bahwa operasi pencarian secara resmi dihentikan setelah jenazah berhasil diidentifikasi oleh pihak keluarga.

“Benar, korban sudah ditemukan semalam dan langsung dievakuasi oleh keluarga untuk proses pemakaman. Kami dari tim gabungan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum,” ujar Aiptu Agus saat dikonfirmasi pada Senin (19/1/2026).

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama pada awal tahun yang identik dengan peningkatan debit air akibat intensitas hujan yang tinggi. (Gusti)

Comment1,460 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.