Kades Se Kecamatan Semboro Luruk Dinkes, Ini Sebabnya

Comment3,569 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Seluruh Kepala Desa se Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember hari ini meluruk dan mendatangi kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Rabu (06/09/2023).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi terkait keluhan pelayanan dan beberapa kejanggalan di Puskesmas Semboro.

Enam kepala desa yang langsung hadir ini, menyampaikan atas dasar keluhan pasien yang selama ini tersebar dari seluruh desa di kecamatan Semboro.

Kepala Desa Semboro, Antoni yang mewakili Asosiasi Kepala Desa Kecamatan Semboro mengatakan bahwa keluhan ini sudah berulang kali disampaikan kepada kepala Puskesmas Semboro, namun tidak ada tanggapan.

“Ini sudah puncaknya mas, kami sudah capek menyampaikan keluhan warga kami. Pelayanan Puskesmas Semboro sangat buruk, banyak dari warga kami yang beralih kepada fasilitas kesehatan swasta,” ungkap Antoni.

Antoni juga menambahkan bahwa kedatangannya ini untuk memberikan surat keluhan terhadap kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Bupati Jember dan DPRD Kabupaten Jember.

“Ada empat poin penting yang kami keluhkan terkait puskesmas Semboro. Mulai pelayanan pasien rawat inap yang buruk, pasien rawat inap harus membeli obat diluar, pasien BPJS Kesehatan yang menggunakan Ambulance dikenakan biaya, dan kurang kooperatifnya kepala Puskesmas,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Dr Hendro Soelistijono mengatakan bahwa ini akan jadi bahan dan pertimbangan pihaknya. Selain nantinya akan ada tim khusus yang melakukan investigasi secara mendalam.

“Kami berterima kasih atas apresiasinya seluruh Kepala Desa se Kecamatan Semboro yang menyampaikan aspirasinya. Kami juga akan melakukan investigasi terkait hal ini, tentu kami akan menyeluruh di seluruh sisi ya mas,” kata Dr Hendro Soelistijono Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.

Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Dedy Dwi Setiawan mengatakan bahwa hal ini akan menjadi assistensi karena Puskesmas Semboro sudah pernah dipanggil oleh Komisi D terkait pelayanan.

“Kami akan memberikan asistensi kepada Ketua Komisi D yang membidangi Kesehatan dan Pendidikan. Karena Puskesmas ini sudah pernah Di -RDPKan (Rapat Dengar Pendapat,red). Ini jadi bahan kami, demi kemajuan pelayanan kesehatan publik,” ungkap Dedy Dwi Setiawan. (Gusti)

Comment3,569 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.