Lihat Buah Rambutan, Pria di Jember Dianiaya dan Diancam

Comment5,439 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Towil (49) warga asal Dusun Sadengan Desa Rowotengah Sumberbaru Jember menjadi korban penganiayaan dan ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh Sumar (50) warga Desa Pondok Dalem Kecamatan Semboro Jember, saat melihat pohon rambutan yang ada di Dusun Curah Putih Desa Patemon Kecamatan Tanggul pada Senin (5/9/2022) sore.

Akibat dari peristiwa ini, korban mengalami luka memar di bagian kepala, dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Tanggul.

Kapolsek Tanggul AKP. Miftahul Huda S.Sos saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penganiayaan yang dialami oleh pelapor. “Benar LP (laporannya) nya sudah masuk kemarin malam, dan pelaku sendiri tadi malam sudah kami jemput dirumahnya untuk diamankan, saat ini kami masih melakukan penyidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku,” ujar Kapolsek Rabu (7/9/2022).

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, penganiayaan yang disertai dengan ancaman pembunuhan ini bermula saat Towil bersama dengan dua temannya Slamet dan Tarjo berniat melihat buah rambutan milik Paiman dan Yanto yang ada di Dusun Curah Putih Patemon. Namun saat ditengah perjalanan, korban berpapasan dengan SM.

Korban tidak menduga jika SM mengikuti dirinya, hal ini diketahui saat dirinya sedang membicarakan pembelian buah rambutan di rumah Yanto, SM memanggil korban dan kedua temannya, keduanya sempat ngobrol membicarakan pembelian buah rambutan yang ada di Desa Pondok Dalem, namun keduanya terlibat cekcok, sehingga SM melakukan pemukulan terhadap korban.

Kedua temannya sempat melerai, namun SM mengeluarkan sebilah pisau dari balik bajunya dan mengancam korban, melihat nyawanya terancam, korban bersama kedua temannya menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Tanggul.

“Ia menanyakan tebasan buah rambutan di Desa Pondok Dalem yang sudah saya bayar ke pemiliknya, ternyata buah rambutan juga di beli dan sudah dibayar oleh SM melalui saudaranya, disitulah awal munculnya persoalan, saya pun berusaha mengalah dengan tidak membeli buah rambutan tersebut, tapi ternyata ia tetap tidak terima dan memukul saya,” ujar Towil. (Ma)

Writer: Makrus
Comment5,439 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.