Papan Ucapan Usut Tuntas Korupsi Mendadak ‘Kepung’ Mapolres Jember

Komentar800 views
  • Bagikan

Jember, kuasarakyat.com – Papan ucapan dengan tagar #UsutTuntasKorupsi, secara mendadak Senin (3/10/2022) ‘mengepung’ Mapolres Jember, papan-papan tersebut berjejer rapi di depan Mapolres Jember dan mengelilingi pagar.

Kasi Humas Polres Jember Iptu. Brisan Immanula saat dikonfirmasi terkait adanya papan ucapan tersebut menyatakan, bahwa pihaknya baru tahu adanya papan saat masuk ke Mapolres, sampai saat ini dirinya belum tau siapa yang memasang papan tersebut. “Sejak tadi pagi, saya juga baru tahu ini, gak ngerti siapa yang masang,” ujar Brisan.

Brisan sempat menanyakan kepada orang yang memasang papan-papan ucapan tersebut, namun mereka tidak tahu siapa yang pesan. “Orang yang masang papan sempat saya tanya, siapa yang menyuruh, ia tidak tahu, hanya bosnya yang mendapat pesanan dan di suruh menaruh di sini (sekitar Mapolres, red),” jelas Kasi Humas.

Dari papan-papan ucapan yang terpampang jelas di sekitar Mapolres Jember, beberapa diantaranya Usut Tuntas Korupsi Proyek Pendopo Jember, Jember Kuereen Korupsine, Bayar Hutang Wastafe, dan masih banyak lagi ucapan yang menyindir Bupati dan juga desakan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas kasus-kasus koruspi yang ada di Jember.

Sementara salah satu kontraktor yang enggan disebut namanya saat dihubungi terkait adanya papan ucapan untuk mengusut tuntas korupsi di Jember yang ‘mengepung’ Mapolres Jember, menyatakan bahwa dirinya tidak tahu yang memasang hari ini, sebab saat ini dirinya masih akan cetak bannernya.

“Wah saya tidak tau mas siapa yang pasang, sebab saat ini banner masih proses cetak, memang kemarin teman-teman yang kecewa dengan Bupati Jember yang tidak mau bayar uang wastafel, berencana mencetak banner seperti yang terpasang di sekitar Mapolres Jember, dan pemasangannya tidak hanya di satu titik seperti Mapolres Jember, tapi di sudut-sudut jalanan, pendopo, DPRD dan juga kantor APH seperti PN (Pengadilan Neger) dan juga kantor Kejaksaan,” ujarnya.

Seperti diketahui, proyek pengadaan Wastafel yang pengadaanya tahun 2020 lalu, menyisakan masalah, anggaran senilai Rp. 13 M sampai saat ini belum dibayarkan kepada 14 kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut, bahkan pada APBD 2022 ini, Pemkab Jember hanya menganggarkan Rp. 1,3 M untuk mencicil hutang tersebut.

Akibatnya, sejumlah kontraktor meradang dengan membuat spanduk yang isinya hujatan dan juga mendesak APH untuk mengusut kasus korupsi yang ada di Jember. “Kalau hutang tidak diurusi dengan serius oleh Bupati, tapi urusan proyek baru, getol membahasnya, dan diindikasi banyak penyimpangn dan koruspi, oleh sebab itulah, kami melakukan gerakan ini,” pungkasnya. (Ma)

Penulis: Makrus
Komentar800 views
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.