Jember Kuasarakyat.com – Kemi (42) warga Dusun Banjarsari Desa Gunungsari, Kecamatan Umbulsari kaget dengan penemuan bangkai sapi di kebun jeruk pada Senin (20/09/2021). Bangkai sapi tersebut merupakan hasil pencurian yang dilakukan oleh orang tak bertanggungjawab.
Saat itu, dirinya berniat untuk mengairi sawah kebun jeruk miliknya. Kemudian, dia menemukan dua bangkai sapi dengan kondisi sudah disembelih dan hanya tersisa tulang iga dan punggung. Sementara kulit, kaki kepala dan jeroan dibawa pelaku.
Akhirnya, Kemi langsung melaporkan temuannya pada Johan, Kepala Dusun Banjarsari kemudian dilaporkan ke Mapolsek Umbulsari. Polisi langsung melakukan penyelidikan terkait temuan tersebut.
Ternyata, sapi tersebut milik Boiran, warga Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukmas. Sapi tersebut hilang pada Senin dini hari. Saat itu, Ahmad, warga setempat melihat kandang sapi milik korban sudah terbuka pintunya dan tidak ada sapi di dalamnya.
Selanjutnya saksi membangunkan pemilik sapi, Boiran dan melihat bersama-sama dikandang sapi sudah hilang. Pemilik sapi pun langsung menghubungi petugas keamanan melakukan upaya pencarian dengan warga namun tidak ditemukan.
“Sapi saya yang hilang dua ekor dan berjenis Turis. Perkiraan kerugian yang harus saya tanggung sekitar 40 jutaan mas,” kata Boiran.
Kanit Reskrim Mapolsek Gumukmas, Aipda Amin Syahrir saat membenarkan tentang adanya pencurian tersebut.
“Senin dinihari kami dapat laporan dari warga Tembokrejo tentang adanya tindak pidana pencurian sapi,” kata dia.
Pihaknya telah mendatangi TKP hilangnya sapi itu dan sudah mendatangi tempat sapi yang disembelih, hasil olah TKP sementara, pelaku lebih dari dua orang.
Lokasi tempat penyembelihan sapi dengan lokasi kandang diperkirakan berjarak dua kilometer. Melihat lokasi kandang yang tingkat keamanannya dinilai kurang, kepolisian Polsek Gumukmas menghimbau kepada para pemilik ternak sapi diwilayahnya agar lebih meningkatkan keamanan kandang seperti dengan memakai gembok dobel. (dop/bs)








