Situbondo, Kuasarakyat.com – Kabupaten Situbondo memasuki zona kuning. Pemerintah Kabupaten diminta untuk kembali mengaktifkan kegiatan Cara Free Day (CFD). Sebab bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Wakil ketua komisi 1 DPRD Situbondo, Janur Sastra Ananda mendesak pemerintah daerah agar kembali mengaktifkan kegiatan CFD di situbondo. Tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Situbondo.
“Memang sebelumnya hampir seluruh usaha UMKM tutup, termasuk kegiatan CFD, karena Situbondo berada dalam zona merah kasus sebaran pandemi Covid-19,” Kata dia di kantor DPRD Situbondo, Jumat(3/9/21).
Janur mengatakan, alasan yang ia sampaikan karena usaha UMKM merupakan kegiatan esensial, yang masuk dalam kategori usaha yang diperbolehkan dalam masa pandemi ini.
“Penerapannya sama dengan beberapa mall yang diperbolehkan buka saat ini. Tentu ada pengawasan ketat dari intansi yang berwenang, apabila CFD kembali di aktifkan,” jelasnya.
Dia menilai saat ini Situbondo sudah masuk dalam wilayah zona kuning. Dengan demikian keadaan sudah membaik, sehingga menjadi kesempatan untuk kembali mengaktifkan UMKM serta kegiatan CFD.
“Kegiatan CFD itu kan banyak di harapkan masyarakat, sebagaimana dimanfaatkan sebagai kegiatan santai, olahraga, maupun kegiatan kuliner. Jadi bisa saja CFD untuk segera diaktifkan kembali,” ucapnya.
Sementara, Ketua Satgas Covid-19, Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, penurunan kasus positif di Situbondo memasuki zona wilayah kuning. Menjadi peluang kembali mengaktifkan kegiatan yang ditutup sebelumnya.
“Kegiatan PTMT sudah mulai aktif, serta usaha UMKM juga sudah mulai diaktifkan kembali. Tentu kita harus waspada dan hati-hati, agar tidak ada kasus baru di Situbondo,” ucapnya. (Iw/Bs)








