Diikuti Ratusan Santri, Ini Tujuan Pelatihan Santripreneur oleh Kemenpora di Banyuwangi

Comment1,898 views
  • Share

Banyuwangi, kuasarakyat.com – Pelatihan Santripreneur yang digelar oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) RI dengan menggandeng Pondok Pesantren Bustanul Falah Kembiritan Genteng Banyuwangi pada Kamis (11/8/2022) diikuti oleh ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Banyuwangi.

Drs. Imam Gunawan, M. Ap. selaku Asisten Deputi bidang pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga yang membuka kegiatan tersebut, kepada wartawan mengatakan, bahwa pelatihan enterpreneur kepada sejumlah santri bertujuan untuk membentuk jiwa santri mandiri terutama dalam berwirausaha.

Imam panggilan dari Drs. Imam Gunawan, M. Ap. menyatakan, bahwa potensi kemandirian terhadap diri santri sangat kuat, terlebih dengan pendidikan ala pesantren yang memang memiliki sistem pendidikan yang cukup kuat dalam membentuk kemandirian santri, ditambah dengan pembentukan mental yang kuat, maka perlu diberikan pelatihan kewirausahaan terhadap santri untuk menghadapi tantangan masa depan, terutama dalam bersaing di digital merketing.

“Pelatihan ini merupakan yang kedua kalinya kami gelar di Pondok Pesantren Bustanul Falah, yang pertama pada tahun 2019, hasil Ari pelatihan pertama ternyata cukup bagus dan bisa dikatakan berhasil, hal ini dilihat dari banyaknya santri yang mengikuti kegiatan saat itu yang berkiprah dalam berwira usaha terutama dalam menghadapi digital marketing, oleh karenanya tahun ini kami gelar lagi pelatihan ini untuk menguatkan jiwa kewirausahaan yang dimiliki oleh para Santri,” ujar Imam.

Imam juga menjelaskan bahwa dunia enterpreneur itu sangat bagus, terlebih yang dimiliki oleh para santri, namun tantangan zaman, terlebih di era seperti saat ini, memiliki jiwa enterpreneur tidak cukup jika tidak dibekali kemampuan dalam pemasaran terutama dalam dunia digital marketing.

“Santri menjadi seorang enterpreneur itu sangat bagus, namun hal ini tidak cukup sampai disini, masih banyak tantangan yang akan dihadapi di era saat ini, dan disini tugas kami untuk membekali santri dalam menjawab tantangan tersebut,” jelasnya.

Sementara Dr. H. Kholilur Rahman MPd atau Gus Lilur selaku pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Falah Kembiritan, dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan Santripreneur ini adalah bagaimana membentuk santri menjadi Zuhud milenial, dimana makna zuhud saat ini kurang pas jika di maknai sebagai anti duniawi.

“Jika santri ingin maksimal dalam memperjuangkan kemaslahatan ummat, santri harus kaya namun kekayaan yang dimiliki santri jangan sampai menjadikan santri diperbudak oleh duniawi, apa bisa? Saya yakin bisa ketika duniawi tidak sampai mempengaruhi hati santri itu sendiri, kalau sekedar berusaha tapi tidak bisa memberi kemaslahatan untuk orang banyak, juga tidak baik, semua harus berimbang tapi tetap mengutamakan keimanan,” ujar Gus Lilur

Gus Lilur berharap, dengan adanya pelatihan ini, Santri tidak lagi menjadi objek, tapi bisa menjadi subjek dalam dunia usaha, sehingga bisa membantu dan memberikan manfaat kepada masyarakat lainnya. (Ma)

Writer: Makrus
Comment1,898 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.