Tidak Terima Diadukan ke Kanal Wadul Gus’e, P3K Diskopukmdag Jember Aniaya Banpol

Comment408 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Kasus penganiayaan antar pegawai Pemkab Jember, hebohkan pengunjung Pasar Tanjung Jember pada Selasa (23/6/2026) pagi sekira pukul 8.30.

AHM pegawai PPPK Diskopukmdag Jember, yang juga petugas penarik restribusi pasar lakukan penganiayaan terhadap HR yang juga anggota Banpol PP Pemkab Jember.

Tidak hanya itu, terduga pelaku juga membawa senjata tajam dan juga mengancam korban, akibat dari kejadian ini, korban lapor ke Mapolres Jember.

Informasi yang dihimpun media ini, peristiwa penganiayaan ini bermula dari adanya aduan ke kanal Wadul Gus’e, terkait adanya penyimpangan uang retribusi pasar, hingga terduga pelaku dipanggil inspektorat untuk menjalani pemeriksaan.

Rupanya, dari kejadian ini, AHM tidak terima dan mencari tahu pengadu di kanal wadul Guse, dan menuding HR sebagai pihak yang mengadukan.

“Klien kami dituduh oleh terlapor sebagai pihak yang mengadukan penyimpangan restribusi ke kanal wadul Guse, sehingga terlapor melakukan penganiayaan,” ujar Anasrulloh SH yang didampingi Habib Syafa SH saat ditemui di Mapolres Jember.

Tidak hanya penganiayaan, HR juga di kalunginsenjata tajam dan juga ancaman. “Kami berharap kasus ini tetap berlanjut, karena ada ancaman dari terlapor atau pelaku,” tambah Anas.

Sementara Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Ipda. Andre Yuni Prasetyo saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut membenarkan, dan pelaku AHM sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

“Benar tadi sekitar jam 8.30, ada laporan ke kami, kalau ada penganiayaan di pasar Tanjung, lalu petugas kami melakukan olah TKP dan mengamankan terlapor,” ujar Kanit Pidum.

Sampai saat ini, terlapor masih menjalani pemeriksaan, termasuk adanya senjata tajam yang digunakan untuk mengancam korban.

“Untuk lebih detailnya nunggu hasil pemeriksaan ya, namun yang jelas pelaku sudah kami amankan, dan sedang diperiksa,” pungkasnya. (Ma)

Comment408 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.