Puluhan Pemuda Resahkan Warga, Polisi Berhasil Tangkap 8 Diantaranya

Comment1,508 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Warga Kelurahan Kedawung, dan Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Jember, diresahkan oleh puluhan pemuda yang melakukan aksi bergerombol. Puluhan pemuda tersebut diduga akan membuat kericuhan.

Aksi yang dilakukan sekitar 60 pemuda tersebut, terjadi selama dua hari, Sabtu (31/05/2025) dan Minggu (01/06/2025) antara jam 01.00 sampai 04.00 dini hari.

Kejadian meresahkan tersebut sempat terekam kamera ponsel warga dan tersebar di media sosial (medsos) Facebook dan Instagram.

Namun sejumlah anggota Polsek Patrang dan Tim Alap-Alap Polres Jember berhasil menghentikan aksi yang dilakukan puluhan pemuda tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Patrang Ipda Mustaqim Romli membenarkan kejadian tersebut, pihaknya juga mengatakan, hampir terjadi bentrok antara puluhan pemuda dengan warga setempat.

“Jadi kejadiannya bermula dari sekelompok anak muda, usia kisaran 17-19 tahun, yang melintas di wilayah tersebut menggunakan kendaraan bermotor pada malam Sabtu (sekitar pukul 03.00 WIB). Mereka diketahui berkumpul untuk keperluan pribadi seperti mengantar teman atau sekadar nongkrong. Namun, kehadiran mereka memicu kewaspadaan warga yang sudah dalam kondisi siaga. Karena beberapa kejadian malam sebelumnya,” ujarnya saat dikonfirmasi di Mapolsek Patrang, Senin (02/06/2025).

“Warga yang berjaga menduga mereka bagian dari kelompok tertentu yang sedang dicari, sehingga sempat terjadi salah paham dan ketegangan,” sambungnya.

Dalam video yang beredar di medsos, diantara ratusan pemuda tersebut, tampak membawa sajam. Namun lanjut Mustaqim dalam aksi tersebut, tidak terindikasi adanya sajam.

“Kalau bawa sajam itu tidak benar, yang ada mereka hanya membawa kayu atau benda seadanya yang di temukan di jalan (batu dan potongan paving). Tidak ada indikasi membawa senjata berbahaya,” ungkapnya.

Dari kejadian tersebut, lanjut Mustaqim, polisi berhasil mengamankan 8 pemuda yang terlibat dalam aksi tersebut.

“Terdiri dari enam orang yang diamankan oleh tim Alap-alap (Sat Sabhara Polres Jember), dibawa ke Mapolres Jember. Sedangkan dua orang lainnya dibawa ke Mapolsek Patrang. Mereka dimintai keterangan dan mendapat pembinaan,” ujarnya.

Selanjutnya, ujar Mustaqim, pihaknya melakukan langkah preventif untuk upaya antisipasi. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami mengedepankan prinsip crime prevention, karena hukum adalah upaya terakhir. Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ulasnya.

“Kami juga mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat setempat. Terus evaluasi dan menyusun langkah-langkah ke depan sesuai dengan harapan masyarakat. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif dan kejadian serupa tidak terulang,” sambungnya.

Semantara itu, D warga setempat mengatakan, terkait kejadian yang dilakukan oleh puluhan pemuda tersebut, merupakan lanjutan dari kejadian serupa pada minggu lalu.

“Kejadiannya sekitar seminggu yang lalu, sekitar tanggal 24 Mei 2025. Dari pukul 2-5 dini hari, tapi itu bertahap. Kemudian tanggal 25 besoknya warga melakukan ronda. Saat itu nihil tidak ada kejadian,” ujarnya saat dikonfirmasi di rumahnya.

Lanjut D, anggota Polsek Patrang juga memasang banner himbauan di wilayah setempat.

“Tapi malah terulang kejadian serupa ya dua malam kemarin itu. Tapi memang jumlahnya tidak sebanyak seminggu sebelumnya,” ulasnya.

“Untuk jumlahnya ada berapa yang diamankan saya tidak tahu. Tapi Alhamdulillah ada yang ditangkap,” sambungnya. (Rio)

Comment1,508 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.