Mengenal Kreasi Santri Mukhtar Syafaat Blokagung dalam Balutan PKMS

Komentar484 views
  • Bagikan

Banyuwangi, kuasarakyat.com – Santri merupakan julukan bagi siswa yang menempuh pendidikan di sebuah Pesantren yang fokus dalam menempuh pendidikan agama, di era saat ini, santri tidak hanya dituntut cakap dalam bidang agama, namun santri juga harus bisa mengikuti perkembangan zaman dengan memiliki segudang prestasi dan kreasi, hal ini agar keberadaan santri bisa sejajar bahkan melebihi prestasi siswa yang belajar di luar pesantren.

Hal ini yang dilakukan oleh ratusan santri yang ada di Yayasan Pondok Pesantren Mukhtar Syafaat Blokagung Desa Karangdoro Tegalsari Banyuwangi Jatim, dalam mencari bakat-bakat seni dan kreasi santri.

Melalui PKMS (Panggung Kreasi Mukhtas Syafaat) yang sudah ada sejak 2012, ratusan santri unjuk kebolehan dan kemampuannya dalam bidang seni dan kreasi yang meliputi tari kreasi, drama, dance, tari daerah, drama kolosal musical parodi, operet, seni pencak silat, sahril qur’an, musikalilasi puisi, akuistik, RIP, HIPMI HOP, temon holic, dll.

Kegiatan ini sendiri digelar setiap satu tahun sekali, dengan mengambil tema ‘The Art Shows Who We are’ (Seni Menunjukkan Siapa Kita), dimana puncak dari kegiatan ini bertepatan dengan acara Wisuda kelas akhir atau lepas pisah para santri yang menempuh pendidikan umum di Yayasan Pondok Pesantren Mukhtar Syafaat.

“PKMS ini sudah ada sejak 2012 lalu, dan rutin digelar setiap setahun sekali, dimana puncak dari kegiatan ini dibarengkan dengan acara Wisuda siswa kelas akhir, memang sempat terhenti sejak adanya Covid-19, dan PKMS tahun ini merupakan PKMS pertama setelah pandemi Covid-19,” ujar Habib Rosidin selaku Pengurus Pondok Pesantren Mukhtar Syafaat sekaligus penanggung jawab PKMS.

Sedangkan untuk tahun, PKMS Yayasan Mukhtar Syafaat akan dilangsungkan pada Sabtu malam Minggu atau 2 Juli 2022, setelah acara Wisuda siswa kelas akhir yang dilaksanakan siang harinya.

Habib mengatakan, bahwa kegiatan PMKS sendiri selain untuk memberikan hiburan kepada wali santri dan masyarakat yang hadir pada saat acara Wisuda siswa kelas akhir, juga untuk menjaring bakat-bakat santri, yang nantinya akan diikutkan dalam setiap lomba antar Pondok Pesantren, baik ditingkat Kabupaten maupun tingkat yang lebih tinggi seperti Propinsi dan Nasional.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk menjaring bakat santri di bidang seni, sebab santri tidak hanya dituntut cakap dalam bidang agama saja, tapi juga dibidang lainnya, hal ini sesuai dengan pesan dari pendiri Pesantren Almaghfurllah KH. Qusayiri Syafaat, dimana dalam pesan beliau, santri boleh jadi apa saja tapi harus tetap istiqomah dan alim di bidangnya,” ujar Habib. (Ma)

Penulis: Makrus
Komentar484 views
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.