Urai kemacetan arus lalu lintas, ASDP Ketapang Datangkan 1 kapal Perbantuan

Comment643 views
  • Share

Urai kemacetan arus lalu lintas, ASDP Ketapang Datangkan 1 kapal Perbantuan

Banyuwangi, kuasarakyat.com – Kemacetan panjang yang terjadi di sepanjang jalur Pantura dari wilayah Situbondo menuju Banyuwangi diduga dipicu oleh keterbatasan operasional kapal yang melayani penyeberangan kendaraan sumbu 3 Ketapang Gilimanuk.

KMP Gading Nusantara milik PT Jembatan Nusantara sebagai anak perusahaan ASDP Indonesia Ferry telah dalam perjalanan menuju Ketapang untuk dioperasikan sementara sebagai perbantuan selama sejumlah kapal eks LCT tidak bisa beroperasi.

“Rencananya sore ini berangkat dari Galangan di Tanjung Perak Surabaya dan akan tengah malam nanti,” kata Kepala Cabang Banyuwangi PT Jembatan Nusantara Faisal Taufik di Banyuwangi, Sabtu (26/07/25).

Menurut Faisal, KMP Gading Nusantara merupakan kapal yang dioperasikan untuk melayani penyeberangan Padangbai-Lembar. Saat ini kapal tersebut baru saja menyelesaikan pengecekan dan docking di Surabaya, malam ini kapal direncanakan tiba di selat Bali.

“Hari ini selesai galangan. Dengan kondisi kemacetan di sini, kapal dikirim ke Banyuwangi,” tambah Faisal.

KMP Gading Nusantara memiliki kapasitas 30-40 kendaraan campuran. Jika diisi seutuhnya dengan truk tronton, kapal bisa mengangkut sekitar 30 unit kendaraan.

Seluruh persyaratan untuk melayani penyeberangan sudah didapat. Menurut Faisal, BPTD dan KSOP telah menyetujui agar kapal bisa beroperasi di lintasan Jawa-Bali.

“Nanti kapal akan berlabuh dan melayani penyeberangan di Dermaga Bulusan,” kata dia.

Sebelum mulai mengangkut truk, kapal terlebih dulu melaksanakan uji coba di lintasan yang bakal dipakai.

“Kalau dari hasil uji coba bisa menyeberang, akan langsung dilakukan perbantuan untuk mengangkut kendaraan,” jelas Faisal.

GM ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Yannes Kurniawan menambahkan, keberadaan KMP Gading Nusantara akan melengkapi KMP Portlink yang sudah lebih dulu melayani di Dermaga Bulusan.

“Sementara di Dermaga LCM, ada enam kapal yang melayani penyeberangan untuk mengangkut truk-truk bertonase lebih dari 35 ton,” tutup Yanes. (CZ)

Comment643 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.