JEMBER, Kuasarakyat.com – FA,(18) pelajara SMA asal Dusun Krajan Desa Tempurejo tewas setelah mengikuti latihan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Dusun Kauman Desa Tempurejo Rabu (9/7/2021). Nyawa anak tersebut tidak tertolong dalam perjalanan menuju Puskesmas Tempurejo.
Kapolsek Tempurejo AKP M Zuhri mengatakan FA merupakan pelajar yang hendak menjadi warga PSHT. Namun, sebelum menjadi warga, harus ikut latihan terlebih dahulu. “Dia akan disahkan menjadi warga PSHT setelah latihan tersebut selesai,” kata dia.
Dia menjelaskan korban FA berpamitan pada ibunya untuk mengikuti latihan PSHT pukul 19.00 WIB. Lalu pukul 20.00 WIB latihan dimulai dengan pemanasan lari-lari kecil ditempat latihan.
Korban FA tak sendiri, namun bersama tiga teman lainnya yang juga ikut latihan pada tiga pelatuh PSHT. Sekitar jam 21.00 WIB latihan dilanjutkan dengan tehnik tendangan lalu jam 22.00 WIB Istirahat.
Selanjunya dilanjutkan dengan latihan teknik tinggi sekitar pukul 23.00 WIB. Setengah jam usai latihan tersebut, korban FA tak sadarkan diri secara tiba-tiba.
Akhirnya, korban dibawa ke Puskesmas Tempurejo dengan mengendarai sepeda motor. Namun dalam perjalanan, korban sudah meninggal dunia.
Polisi tak mengetahui penyebab meninggalnya pelajar tersebut. Sebab pihak keluarga tak ingin kasus itu dibawa ke ranah hukum. Keluarga juga tak ingin korban diautopsi. “Pihak keluarga menerima ini sebagai takdir,” tambah dia. .
Polisi akhirnya melaukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Sedangkan pihak keluarga dan lembaga PSHT memiliki penyelesaian secara kekeluargaan atas peristiwa tersebut.











