Dana CSR Diduga Bancakan, BPD Kepanjen Jelaskan Alur Anggaran

Comment724 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Terkait CSR tambak udang vaname sebanyak kurang lebih hampir 30 perusahaan milik pengusaha luar daerah yang berada di Desa Kepanjen, Kecamatan Gukukmas Jember yang berada di daerah pesisir muncul ke permukaan.

BACA JUGA : https://kuasarakyat.com/csr-tambak-disoal-warga-diduga-dibuat-bancakan-oknum-perangkat-desa/

Hal itu diduga lantaran ada campur tangan pihak oknum perangkat desa Kepanjen yang diduga menerima uang untuk pembangunan dan untuk masyarakat. namun masyarakat menengarai tidak jelas bangunannya dan anggarannya.

Nilainya cukup fantastis, antara 75 juta rupiah hingga ada 50 juta rupiah setiap tahun yang diberikan oleh salah satu tambak di wilayah tersebut yaitu tambak bernama Windu Marina Sukses setiap tahunnya.

Ketua Badan permusyawaratan Desa(BPD) yang notabene mengetahui hal tersebut dan sempat bertanda tangan perihal masalah turunya CSR akhirnya menjelaskan alur dan kegunaan anggaran tersebut.

“Tahun 2020-2022 kami memang mendapat anggaran dari tambak udang vaname bernama Windu Marina sukses yang nilainya bervariatif setiap tahunnya.Itu bukan atas nama desa, namun itu turun di salah satu Kasun kami dan untuk penguatan penggelontoran dan pengolahan CSR dan kegunaannya kami bertanda tangan mengetahui karena ini untuk masyarakat,” kata Imam Muklas, Kamis,(03/07/2025).

Lebih lanjut, Muklas menjelaskan jika dana CSR tersebut diperuntukkan pada saat itu untuk pembangunan Musala yang berada di kawasan tersebut, selain itu juga untuk pelebaran jalan akses wisata.

“Jadi semua sudah jelas peruntukannya, salah satunya pembangunan Musala dan juga jalan wisata di wilayah panggul melati , seperti pelebaran jalan serta pengerukan dan pengebrukan jembatan akses warga agar bisa dilewati untuk akses perekonomian,” terangnya.

Sementara itu, untuk keakuratan berita yang simpang siur di masyarakat jika uang tersebut tidak digunakan dengan baik dan diduga digunakan untuk keperluan pribadi. Kuasarakyat.com berusaha menghubungi pihak pemilik tambak yaitu Windu Marina Sukses bernama Handono.

Namun dari hasil konfirmasi kepada yang bersangkutan pihak pemilik tambak terkesan menutup diri dan engan dimintai keterangan perihal nominal dan CSR yang digelontorkan.

Padahal sempat di telfon tersambung namun ketika hendak di konfirmasi sinyal tiba tiba sulit dan suara tidak terdengar.Selanjutnya berusaha menghubungi via WhatsApp namun tiba tiba centang handphone yang bersangkutan. (Ari)

Comment724 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.