Petani di Jember Sulap Tempat Pembuangan Sampah Jadi Kebun Pisang Cavendish

Comment3,303 views
  • Share
Petani di Jember Sulap Tempat Pembuangan Sampah Jadi Kebun Pisang Cavendish
Kebun pisang yang berada di atas lahan eks TPA

JEMBER, Kuasarakyat.com – Enam petani yang tergabung dalam kelompok Tani Rukun Jaya di Desa/Kecamatan Umbulsari menjadikan lahan eks Tempat Pembuangan Sampah (TPA) dengan luas 2500 meter persegi menjadi kebun pisang Cavendis. Tak hanya kebun pisang, para petani juga menanami berbagai palawija, seperti cabe dan terong dengan sistem tumpangsari.

“Awalnya kami melihat lahan bekas TPA yang nganggur, seperti lahan mati, karena kami sama sama kesulitan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi, akhirnya kami sepakat untuk mencoba memanfaatkan lahan tersebut,” ujar Dolok Muhtar ketua kelompok tani Sabtu (24/7/2021)

Dolok mengatakan, awalnya memang harus kerja keras membersihkan lahan bersama anggota kelompoknya, terutama beberapa tanaman liar yang tumbuh diatas tumpukan sampah, setelah itu baru pihaknya bersama dengan anggota kelompok tani menanami lahan tersebut dengan pohon pisang jenis cavendis.

“Membersihkan tanaman liar ini membutuhkan waktu hampir satu bulan, sampah disini kan ada dua jenis, yakni sampah organik dan plastik, untuk sampah sampah ini kami biarkan, hanya kami tambahi dengan pupuk kandang saja,” ujar Dolok Sabtu (24/7/2021).

Dolok menambahkan selama ini pihaknya mendapat bimbingan dan pembinaan dari komunitas Seduluran Selawase Center(SSC) yang di pimpin oleh H. Denny Prasetyo, sehingga untuk pembibitan pisang cavendis hingga panennya sudah ditampung oleh SSC.

“Jadi kami sistem nya bibit beli di SSC nanti pihak SSC yang akan membeli hasil panennya, sehingga kami tidak khawatir dengan hasil akhirnya,” ujar Dolok.

Sementara H. Denny Prasetyo mengatakan, bahwa pihaknya memang ingin membudidayakan pisang cavendis bersama dengan masyarakat dengan memanfaatkan lahan lahan yang tidak produktif.

Selain bisa membantu perekonomian masyarakat, sistem tanam pisang cavendis tidak terlalu sulit serta harga yang sangat potensial, sehingga prospek kedepannya sangat bagus.

“Pisang cavendis ini prospeknya sangat bagus, apalagi permintaan pasar cukup menjanjikan, saat ini kami hanya bisa memenuhi kebutuhan lokal saja, yakni di Jember sendiri dan Sidoarjo, ini saja kami masih kekurangan,” ujar anggota DPRD Jatim dari Fraksi Nasdem ini.

Deny mengatakan, bahwa saat ini pihaknya akan terus membudidayakan pisang yang berasal dari Amerika Latin ini, karena targetnya pihaknya bisa mengekspor ke luar negeri, khususnya di China dan Jepang.

“Target kami kedepan bisa ekspor ke China, makanya kami ingin di setiap rumah warga di wilayah Jember nanti bisa menanam minimal 5 sampai 7 pohon pisang, sehingga target ekspor kami bisa segera terwujud,” pungkas Denny. (Ma/Bs)

Comment3,303 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.